Duka Dedi Mulyadi: 4 Tewas Akibat Longsor Sampah Bantargebang

by -6 views
by
Duka Dedi Mulyadi: 4 Tewas Akibat Longsor Sampah Bantargebang

JABARMEDIA – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan duka cita mendalam. Tragedi longsor sampah Bantargebang menelan korban jiwa. Peristiwa nahas ini terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, pada Minggu (8/3/2026) siang. Empat orang dilaporkan tewas tertimbun. Lima lainnya masih dalam pencarian intensif oleh tim penyelamat hingga Senin (9/3/2026).

Musibah ini terjadi saat sejumlah truk sampah mengantre. Mereka hendak membuang muatan di lokasi tersebut. Dedi Mulyadi menegaskan, TPST Bantargebang adalah fasilitas pembuangan utama milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lokasinya berada di wilayah Jawa Barat. Ia menyoroti pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik. Ini untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Duka Cita dan Proses Evakuasi Berlanjut

Dedi Mulyadi mengungkapkan keprihatinannya. Ini disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com dan dikutip jabarmedia.com pada Senin (9/3/2026).

“Ada berita duka yang perlu saya sampaikan telah terjadi longsor di TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi. TPA ini merupakan tempat pembuangan sampahnya warga Jakarta yang dikelola oleh Pemprov Daerah Khusus Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Bogor Tanda Tangani MoU Penanganan Banjir Bersama Gubernur Jabar

Proses evakuasi di TPST Bantargebang masih terus berlangsung. Ini terjadi hingga berita ini diturunkan. Empat korban tewas longsor telah ditemukan.

Namun, lima orang lainnya masih dinyatakan hilang. Mereka sedang dalam upaya pencarian. Dedi Mulyadi menyampaikan doa untuk para korban.

“Semoga yang meninggal dunia diterima iman dan Islamnya, diampuni segala dosanya dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah subhanahu wa ta’ala,” harapnya.

Kronologi Tragedi Longsor Maut

Tragedi longsor sampah ini bermula pada Minggu sekitar pukul 14.30 WIB. Aktivitas di TPST Bantargebang sedang sangat padat.

Ada antrean panjang truk sampah. Anggota rescue Damkar Kota Bekasi, Eko Uban, menjelaskan, insiden terjadi secara tiba-tiba. Tidak ada peringatan sebelumnya.

Tumpukan sampah yang menjulang tinggi mendadak ambrol. Ini langsung menimbun sejumlah armada beserta para sopirnya yang sedang mengantre.

“Pada saat truk sampah antre mau buang sampah sekitar pukul 14.30 WIB, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre untuk buang sampah tertimbun longsoran sampah,” jelas Eko.

Baca Juga:  Alasan Dedi Mulyadi Larang Pengaspalan Malam Hari, Minta Warga Ikut Mengawasi

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit. Ini tentang bahaya yang mengintai di lokasi pembuangan sampah. Dedi Mulyadi berharap insiden ini menjadi pelajaran berharga.

“Jadikan musibah ini sebagai pembelajaran bagi kita agar kita senantiasa waspada dalam setiap saat karena peristiwa musibah seringkali terjadi tanpa diduga,” pungkasnya. Ia menekankan perlunya perbaikan total dalam pengelolaan sampah.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.