Langkah Efisien Bupati Minut: Hemat Energi dengan AC dan Kendaraan Dinas

by -4 views
by
Langkah Efisien Bupati Minut: Hemat Energi dengan AC dan Kendaraan Dinas

Strategi Pemkab Minut Menghadapi Kebijakan Hemat BBM dan Gas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) mengambil langkah-langkah strategis dalam menghadapi kebijakan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap situasi geopolitik yang masih belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada ketersediaan komoditas seperti bahan bakar dan kebutuhan gas masyarakat.

Bupati Minut dua periode, Dr Joune Ganda, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan rencana kepada jajaran di Pemkab Minut. Salah satu langkah yang akan diambil adalah rapat dengan pihak Pertamina untuk menanyakan ketersediaan stok BBM dan gas agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Upaya Penghematan dan Antisipasi

Dalam upaya tersebut, Pemkab Minut akan meminta kepastian dan informasi awal mengenai ketersediaan atau stok BBM dan gas. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan langkah preventif berupa sosialisasi melalui perangkat daerah hingga jajaran Pemerintah Desa dan Kelurahan. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat lebih sadar dan aktif dalam melakukan penghematan.

Baca Juga:  Sejarah Warga Tanjungsari yang Tak Punya Jembatan, Rela Terobos Sungai untuk Pemakaman

Bupati Minut, yang juga seorang dokter, menjelaskan bahwa penghematan tidak hanya dilakukan oleh masyarakat, tetapi juga oleh pemerintah sendiri. Contohnya, Pemkab akan mengurangi penggunaan listrik serta mengoptimalkan mobilitas yang menggunakan bahan bakar. Dalam hal ini, para pegawai diharapkan bisa pergi bersama-sama untuk mengurangi penggunaan bahan bakar.

Selain itu, penggunaan AC di kantor-kantor juga akan diperhatikan sebagai bagian dari kebijakan mendukung hemat energi. Langkah ini akan diiringi dengan pengawasan ketat, sambil menunggu petunjuk teknis (juknis) terkait kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Dampak Penghematan pada Anggaran dan Biaya

Bupati menjelaskan bahwa kebijakan WFA akan berdampak pada penghematan terhadap penggunaan fasilitas kendaraan kantor. Hal ini akan mengurangi biaya operasional dan berdampak pada penggunaan anggaran serta konsumsi bahan bakar.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak terjadi penurunan kualitas pelayanan publik ke masyarakat,” ujar Bupati.

Data dan Perencanaan Jangka Panjang

Pihak Pemkab Minut telah memiliki data kebutuhan BBM dan gas setiap bulan di Kabupaten Minut, termasuk pasokan dari pihak Pertamina. Dengan data ini, pihaknya dapat merencanakan pengadaan dan distribusi secara lebih efektif.

Baca Juga:  Guncang DTC Depok di Siang Hari

Langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Minut tidak hanya bertujuan untuk menghemat bahan bakar, tetapi juga untuk memastikan ketersediaan yang cukup bagi masyarakat. Dengan demikian, dampak dari situasi geopolitik internasional dapat diminimalkan.

Penutup

Strategi yang diambil oleh Pemkab Minut mencerminkan komitmen untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan penghematan sumber daya. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kebijakan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang nyata.


Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.