Pemkab Bogor Gelar Forum Inklusif, Dorong Partisipasi Setara

by -3 views
by
Pemkab Bogor Gelar Forum Inklusif, Dorong Partisipasi Setara

JABARMEDIAPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menggelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas tahun 2026. Acara penting ini berlangsung di Ruang Rapat Serbaguna I, Setda, Cibinong, pada hari Rabu (4/3). Kegiatan ini merupakan manifestasi nyata komitmen pemerintah daerah. Tujuannya adalah memastikan bahwa perempuan, anak, dan penyandang disabilitas memperoleh ruang partisipasi yang setara dan berkeadilan. Forum ini menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan inklusif di Kabupaten Bogor.

Mewakili Bupati Bogor, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Zaenal Ashari, memberikan arahan. Ia menegaskan bahwa forum ini esensial bagi proses perencanaan pembangunan daerah. “Forum ini merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan daerah, sebagai bentuk komitmen kita untuk memastikan bahwa perempuan, anak, dan penyandang disabilitas memperoleh ruang partisipasi yang setara dan berkeadilan,” ujarnya.

Zaenal Ashari juga menyoroti realitas yang ada. Dalam praktik pembangunan, kepentingan dan kebutuhan perempuan, anak, serta penyandang disabilitas masih sering terabaikan. Padahal, kelompok-kelompok ini bukan sekadar objek pembangunan. Mereka adalah subjek yang membawa perspektif unik, pengalaman berharga, dan kontribusi signifikan bagi kemajuan daerah. Penting untuk mengakui peran mereka secara penuh.

Baca Juga:  Petugas distribusikan beras bagi warga terdampak pergerakan tanah di Cianjur

Mendorong Perencanaan Pembangunan Responsif Gender

Oleh karena itu, Bupati Bogor menekankan urgensi forum ini. Melalui forum ini, kebutuhan, aspirasi, dan program pembangunan harus diselaraskan. Fokusnya pada aspek responsif gender, ramah anak, dan mengedepankan inklusi. “Bapak Bupati menekankan bahwa Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas harus menjadi ruang untuk menyelaraskan kebutuhan, aspirasi, dan program pembangunan yang responsif gender, ramah anak, serta mengedepankan inklusivitas,” ungkap Zaenal.

Ia juga menegaskan pentingnya isu-isu strategis. Isu terkait pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Semua ini harus menjadi bagian prioritas pembangunan daerah. Bahkan, harus diintegrasikan secara substantif ke dalam dokumen RKPD Kabupaten Bogor Tahun 2027. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang.

Zaenal Ashari mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh perangkat daerah. Mereka tidak hanya hadir secara administratif. Namun, harus benar-benar memahami dan menindaklanjuti setiap usulan. “Seluruh perangkat daerah untuk tidak hanya hadir secara administratif, tetapi benar-benar memahami dan menindaklanjuti setiap usulan yang disampaikan dalam forum tersebut,” jelasnya. Ini penting agar kebijakan yang dihasilkan relevan.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Bogor Ajak Semua Pihak Jadikan Kabupaten Ramah Anak

Selain itu, organisasi perempuan, Forum Anak, kelompok disabilitas, dan kalangan akademisi diharapkan berperan aktif. Mereka diminta menyampaikan aspirasi secara terbuka dan konstruktif. Aspirasi tersebut harus berbasis kebutuhan riil di lapangan. Tujuannya agar forum ini menghasilkan lebih dari sekadar daftar usulan. Ini harus menjadi fondasi kokoh bagi kebijakan yang lebih sensitif gender, ramah anak, dan inklusif.

“Demi mewujudkan pembangunan di Kabupaten Bogor yang lebih adil dan berkelanjutan bagi seluruh warga tanpa terkecuali,” tegas Zaenal Ashari. Ia juga menyampaikan amanat Bupati Bogor yang mengapresiasi tinggi semua pihak. Apresiasi diberikan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Serta seluruh perangkat daerah terkait, akademisi, organisasi perempuan, Forum Anak, dan kelompok disabilitas. Semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini dan mendukung program strategis pembangunan daerah.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.