JABARMEDIA – Pengurus DKM Rahmatan Lil’Alamin Komplek Griya Salak Endah 2 menggelar acara ramah tamah. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (01/03/2026) sekalian buka bersama.
Lokasinya di Desa Cinangka RW 10, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Acara tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antarwarga.
Selain itu, dibahas pula berbagai program kerja. Fokusnya pada dukungan untuk kegiatan keagamaan dan pendidikan di lingkungan kompleks. Diskusi hangat ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh DKM setempat.
Acara yang berlangsung khidmat ini dibuka langsung oleh Ketua DKM. Selanjutnya, Bapak Martin dan Bapak Henry, keduanya pengurus DKM, bertindak sebagai moderator. Dalam sesi moderasi, berbagai isu penting menjadi topik utama. Pembahasan berfokus pada pengembangan kegiatan keagamaan dan sosial di komplek Griya Salak Endah 2. Partisipasi aktif dari hadirin diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan lingkungan.
Salah satu poin krusial yang mengemuka adalah permohonan dukungan untuk kegiatan pengajian ibu-ibu. Ibu Nadia, selaku Ketua Pengajian Ibu-ibu, menyampaikan aspirasinya.
“Kami sangat berharap dukungan dari para ketua RT, mulai dari RT 01 sampai RT 05, agar ibu-ibu warganya bisa hadir,” ujarnya dengan harapan besar.
Ia menambahkan, “Terkadang kami merasa kegiatan ini seakan tidak didukung oleh pihak RT.” Permohonan ini mencerminkan kebutuhan akan sinergi antara DKM dan pengurus RT.
Selanjutnya, Pengurus Yayasan, yang diketuai oleh Umi Rosiana, turut meminta dukungan dari masyarakat luas. Fokus utama yayasan adalah pengembangan bidang pendidikan, khususnya PaudQu dan TPQ.
“Kami memohon dukungan penuh dari masyarakat untuk program pendidikan kami, baik itu PaudQu maupun TPQ,” kata Umi Rosiana. Ia menambahkan, “Pendidikan agama sejak dini adalah investasi masa depan.” Pernyataan tersebut menekankan pentingnya pendidikan karakter anak-anak di lingkungan Griya Salak Endah 2.
Peran Hidayah dan Penutup Acara
Pada kesempatan tersebut, Ustadz Budi, Penasehat DKM, memberikan tausyiah mengenai hidayah. Beliau mengingatkan bahwa hidayah sepenuhnya milik Allah SWT.
“Hidayah itu milik Allah. Jangankan warga komplek Griya Salak Endah, istri Nabi Nuh saja tidak dapat hidayah. Dan banyak contoh lainnya yang menunjukkan kuasa Allah dalam memberikan petunjuk,” jelas Ustadz Budi.
Pesan ini menjadi renungan bagi seluruh hadirin akan pentingnya terus memohon hidayah.
Acara ramah tamah kemudian ditutup dengan tausyiah dan doa. Ustadz Syamsudin, Penasehat DKM, memimpin penutupan. Beliau menggarisbawahi pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan. Hal ini krusial dalam membangun komunitas yang berlandaskan nilai-nilai agama. Keberhasilan program DKM sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif seluruh warga. DKM berharap acara ini dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah di Komplek Griya Salak Endah 2.







