Seleksi Pengelola Kebun Binatang Bandung: Pemkot Prioritaskan Konservasi Hewan

by -6 views
by
Seleksi Pengelola Kebun Binatang Bandung: Pemkot Prioritaskan Konservasi Hewan

Proses Seleksi Pengelola Baru Bandung Zoo Dimulai

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera memulai proses seleksi pihak ketiga untuk mengelola Bandung Zoo setelah izin lembaga konservasi Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) dicabut. Proses ini dilakukan berdasarkan fatwa hukum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang mewajibkan pengelolaan aset melalui skema kerjasama pemanfaatan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa pihak ketiga akan diundang dalam proses seleksi tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan ini sesuai dengan rekomendasi hukum yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. “Senin saya akan mendapat laporan lengkap tentang kesiapan kita untuk melakukan seleksi terhadap pihak ketiga yang akan menjadi mitra pengelola pemanfaatan,” ujarnya.

Meski begitu, Farhan belum mengungkapkan identitas pihak ketiga yang akan diundang. Menurutnya, saat ini hanya tim seleksi yang telah ditentukan. “Nanti akan disampaikan oleh tim seleksi. Saya hanya menentukan saja siapa saja tim seleksinya, besok akan ditentukan. Baru mulai diundang, belum seleksi, nanti akan diumumkan,” tambahnya.

Pemkot Bandung Perketat Evaluasi Biosecurity

Selain fokus pada manajemen baru, Pemkot Bandung juga berkomitmen memperketat evaluasi biosecurity guna mencegah penularan virus. Hal ini dilakukan setelah dua anak harimau, Huru dan Hara, meninggal dunia di Kebun Binatang Bandung.

Baca Juga:  Rosela: Si Cantik Kaya Manfaat, Dari Teh Hingga Selai Yang Menggoda

Farhan menjelaskan bahwa evaluasi akan mencakup pencegahan transfer atau penularan penyakit antar hewan maupun dari hewan ke manusia dan sebaliknya. “Kita akan melakukan evaluasi biosecurity untuk memastikan bahwa transfer atau penularan virus berbagai macam penyakit hewan yang mungkin menular antara hewan atau pun dari hewan ke manusia, dan manusia ke hewan itu akan kita perketat,” ucapnya.

Huru dan Hara merupakan anak harimau dari pasangan induk Shah Rukh Khan (22 tahun) dan Jelita (4,5 tahun). Keduanya lahir pada 12 Juli 2025 dan sempat diperkenalkan ke publik oleh Bandung Zoo pada September 2025. Kematian mereka menjadi perhatian serius bagi pihak pengelola dan dinas terkait.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemkot Bandung

Beberapa langkah penting telah diambil oleh Pemkot Bandung dalam menghadapi situasi ini:

  • Pembentukan Tim Seleksi: Tim seleksi telah dibentuk untuk memastikan proses pemilihan pengelola baru berjalan secara transparan dan sesuai aturan.
  • Peningkatan Standar Keamanan: Pemkot akan meningkatkan standar keamanan dan protokol kesehatan di Bandung Zoo untuk mencegah risiko penyebaran penyakit.
  • Kerja Sama dengan Pihak Ketiga: Pemkot berencana bekerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam pengelolaan taman satwa.
Baca Juga:  Warga Depok, Masalah Tinja? Hubungi Hotline Pengaduan dan Tarif Resmi

Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Bandung berharap dapat memberikan pengelolaan yang lebih baik dan aman bagi hewan-hewan di Bandung Zoo serta menjaga kualitas layanan kepada pengunjung.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.