Yantie Rachim Jenguk Korban Kebakaran Tegallega, Pastikan Pendampingan

by -47 views
by
Yantie Rachim Jenguk Korban Kebakaran Tegallega, Pastikan Pendampingan

JABARMEDIA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, menjenguk dua korban kebakaran Tegallega. Mereka masih dirawat intensif di Rumah Sakit (RS) PMI Kota Bogor pada Jumat (6/3/2026). Kunjungan ini memastikan pendampingan dan perawatan optimal bagi para korban.

Peristiwa tragis itu terjadi Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 19.25 WIB. Api melalap sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah. Kebakaran Tegallega diduga kuat berawal dari kebocoran gas. Akibatnya, satu balita 1,4 tahun meninggal. Seorang anak 8 tahun dan seorang nenek mengalami luka bakar serius.

Respons Cepat TP PKK Kota Bogor

Kepada keluarga korban, Yantie Rachim menyampaikan belasungkawa mendalam. “Saya mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya balita akibat kebakaran ini,” ujarnya. Ia melanjutkan, “Kepada korban yang masih dirawat kami akan melakukan pendampingan.” Yantie Rachim juga menambahkan, “Kondisi korban akan terus diobservasi oleh dokter-dokter dari PMI. Kemungkinan akan ada tindakan operasi dan nenek juga harus dirujuk ke Jakarta.” Dalam kunjungan tersebut, Yantie Rachim turut membawa bantuan dan santunan duka cita.

Baca Juga:  Perusakan Masjid An Nasir- Gubernur Dilaporkan ke Ombudsman

Dirinya meyakinkan para korban kebakaran Bogor akan dicarikan hunian sementara setelah sembuh. Yantie Rachim mengimbau warga Kota Bogor agar selalu berhati-hati. Ia menekankan kewaspadaan terhadap barang berisiko tinggi di rumah. Ini termasuk gas, listrik, dan peralatan elektronik lainnya.

Penjaminan Biaya dan Pendampingan Psikologis

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena, memastikan seluruh pembiayaan perawatan tertangani. Pasien awalnya peserta BPJS mandiri. Erna menjelaskan, “Namun karena terjadi peristiwa kebakaran dengan tingkat layanan tertentu, alhamdulillah hari ini seluruh administrasi sudah kita selesaikan.” Ia menegaskan seluruh proses pembiayaan, termasuk untuk pasien anak di PMI dan nenek yang dirujuk ke Jakarta, sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan.

Selain penanganan medis, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjamin pendampingan psikologis. Pendampingan ini untuk keluarga selamat dan korban kebakaran Bogor yang dirawat. Erna menambahkan, “Nanti selain penanganan pasien di rumah sakit, kami juga akan memperhatikan kondisi psikologis ibunya dengan pendampingan dari puskesmas.”

Kondisi Medis Korban dan Rencana Tindakan

Direktur Pelayanan Medis RS PMI Kota Bogor, Firmansyah Abdi, menjelaskan kondisi medis terkini. Nenek yang dirawat mengalami luka bakar derajat dua, sekitar 80 persen luasnya.

Baca Juga:  Cerita Ahok ingin hajikan muazin dan ingatkan waktu salat

“Akibat kondisi tersebut, korban juga mengalami trauma serta cedera pada saluran napas,” terang Firmansyah. Perawatan terbaik bagi pasien tersebut memerlukan rumah sakit tipe A.

“Rumah sakit tipe A di Bogor memang belum ada,” ungkap Firmansyah. Ia melanjutkan, “Karena itu kami sudah berkoordinasi dan menghubungi beberapa rumah sakit besar di Jakarta yang dapat menangani pasien ini.” Untuk sang anak, direncanakan tindakan bedah plastik pembersihan luka. Namun, pasien harus pulih dari kehilangan mineral akibat luka bakar. Pihak rumah sakit berharap kondisi kedua korban kebakaran Tegallega ini terus membaik.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.