JABARMEDIA – Pemerintah Kabupaten Bogor, baru-baru ini, secara aktif menata akses dan parkir Masjid Raya Nurul Wathon serta kawasan Gelora Pakansari. Langkah ini diambil untuk menciptakan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) yang bebas dari parkir liar. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan bahu jalan di area tersebut terbebas dari kendaraan yang parkir sembarangan, demi ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengungkapkan bahwa Pemkab Bogor telah membentuk tim khusus. Tim gabungan ini terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Polres Bogor, dan Kodim 0621. Mereka bergerak langsung di seluruh area Stadion Pakansari, melakukan penertiban dan memberikan himbauan kepada masyarakat.
“Pemkab Bogor menertibkan parkir liar melalui tim gabungan Dinas Perhubungan, Satpol PP, bersama Polres Bogor dan Kodim 0621,” ungkap Ajat pada Sabtu (11/4).
Penataan parkir ini dilakukan dengan mengalihkan kendaraan ke lokasi yang telah disiapkan secara resmi. Area tersebut meliputi parkiran Stadion Pakansari, Laga Tangkas, dan Laga Satria. Tujuan utama dari penataan ini adalah mengurangi kesemrawutan, menjaga kebersihan, serta menciptakan lingkungan Masjid Raya Nurul Wathon sebagai kawasan ibadah yang lebih tertib dan nyaman bagi seluruh jamaah.
Rekayasa Akses Masuk dan Respons Jamaah
Perwakilan DKM Masjid Raya Nurul Wathon, Kapten Tatang Taryono, menjelaskan bahwa penataan juga melibatkan rekayasa akses masuk menuju kawasan masjid. Salah satu rencana penting adalah pembongkaran barrier atau pembatas jalan di depan pintu masuk Nurul Wathon. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan dan memudahkan jamaah yang akan menuju area ibadah. Dengan skema baru ini, akses jamaah menuju masjid menjadi lebih cepat dan tertata.
Meskipun dilakukan pengalihan parkir, Tatang Taryono menegaskan bahwa jumlah pengunjung tidak mengalami penurunan.
“Bahkan, kawasan Masjid Nurul Wathon tetap dipadati jamaah yang datang untuk beribadah,” jelasnya.
Terkait pembongkaran barrier, pihak DKM telah berkoordinasi dengan Pemkab Bogor. Ke depan, barrier akan dibongkar dan kendaraan akan diarahkan langsung ke Pakansari untuk parkir, sehingga jamaah bisa lebih mudah masuk dengan langsung belok kanan.
Respons positif datang dari Didin, seorang jamaah Nurul Wathon warga Kecamatan Cibinong. Ia menyambut baik penataan parkir di sekitar Stadion Pakansari, khususnya akses dan parkir menuju Masjid Nurul Wathon. Didin merasa nyaman dan melihat jamaah tetap ramai serta antusias untuk beribadah memakmurkan masjid.
“Saya harap kita semua tetap menjaga ketertiban dan kebersihan saat berkunjung ke Masjid Nurul Wathon. Fasilitas parkir yang telah disiapkan, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik demi kenyamanan beribadah bersama,” ujar Didin.







