Warga Cimahi Digemparkan dengan Penemuan Jenazah Lansia di Kamar Kontrakan
Warga Kampung Baru, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat digemparkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan lanjut usia (lansia) di dalam kamar kontrakannya, Senin (6/4/2026) pagi. Korban yang diketahui bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi memprihatinkan di atas kasur.
Berdasarkan pemeriksaan awal kepolisian, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit komplikasi yang dideritanya. Kronologi penemuan ini menunjukkan bahwa lampu di kamar korban mati selama sepekan.
Peristiwa Terungkap Pada Pagi Hari
Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 09.30 WIB. Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, menjelaskan bahwa penemuan bermula dari kecurigaan tetangga sekitar yang tidak melihat keberadaan korban selama hampir satu minggu.
Selain tidak terlihat keluar rumah, kondisi kamar kontrakan korban di Jalan Sangkuriang tersebut juga terus dalam keadaan gelap. “Ada tetangga korban memberitahukan jika kamar korban sudah sejak kurang lebih satu minggu yang lalu dalam keadaan gelap dan korban tidak pernah terlihat keluar kamar,” jelas Gofur saat dikonfirmasi.
Mendapat laporan tersebut, pemilik kontrakan bernama Acep Budi Irawan (58) mencoba mendatangi lokasi dan mengetuk pintu kamar korban. Namun, karena tidak kunjung mendapat respons, Acep kemudian menghubungi ketua RT setempat dan keponakan korban untuk memastikan keadaan di dalam.
Upaya masuk dilakukan dengan cara mencongkel jendela kamar. Saat itulah, korban terlihat sudah terbujur kaku di atas tempat tidur dalam kondisi yang memprihatinkan. “Terlihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di atas kasur. Kondisinya sudah membusuk,” tambah Gofur.
Riwayat Penyakit Kronis
Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, memastikan bahwa Kuraesin tinggal seorang diri di kontrakan tersebut, sementara anaknya diketahui bekerja di Serang, Banten. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban.
Sebaliknya, petugas menemukan sejumlah obat-obatan medis yang menguatkan dugaan bahwa korban meninggal karena faktor kesehatan yang memburuk. “Iya tinggal sendiri, anaknya kerja di Serang. Dugaan karena sakit, di TKP kami menemukan obat asma, hipertensi, hingga obat radang,” kata Kompol Donny Irawan.
Keterangan polisi ini senada dengan informasi dari pihak keluarga yang mengonfirmasi bahwa Kuraesin memang memiliki riwayat penyakit menahun. “Bahwa menurut keluarga, korban mengidap beberapa penyakit. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian sebagai takdir,” ujar Donny.
Proses Pemulasaraan Jenazah
Saat ini, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Jenazah korban pun telah ditangani untuk proses pemulasaraan setelah dipastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.







