Penertiban Parkir Liar Pakansari Bogor Kian Tegas, Demi Ketertiban

by -
by
Penertiban Parkir Liar Pakansari Bogor Kian Tegas, Demi Ketertiban

JABARMEDIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Dinas Perhubungan, Polres Bogor, dan Kodim 0621 terus memperketat penertiban parkir liar di kawasan Gelora Pakansari. Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat. Fokus utamanya adalah saat akhir pekan dan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di wilayah tersebut. Penertiban ini merupakan upaya berkelanjutan Pemkab Bogor dalam menciptakan ketertiban umum.

Petugas melakukan penindakan secara bertahap, dengan tetap memperhatikan kegiatan CFD. Tindakan tegas baru diterapkan setelah aktivitas CFD selesai, agar tidak mengganggu masyarakat yang berolahraga atau menikmati suasana pagi. Fokus utama adalah menciptakan lingkungan yang tertib dan aman bagi semua pengunjung Gelora Pakansari.

Penurunan Pelanggaran dan Sanksi Bertahap

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Hengky, menjelaskan bahwa pelanggaran parkir liar telah menurun signifikan.

“Kalau yang sudah sering beraktivitas di Pakansari, baik olahraga maupun sekadar berkumpul, sekarang sudah tertib dan memarkirkan kendaraan di tempat yang disediakan. Artinya, sosialisasi yang kita lakukan sudah sangat efektif,” ujar Dadang. Ia menambahkan, kini hanya tersisa sekitar lima persen pelanggar, yang mayoritas adalah pengunjung baru.

Baca Juga:  Kristin Cabot, Wanita Viral Kiss Cam Coldplay Bicara, Sebut Hidup dan Karier Hancur

Untuk meningkatkan kedisiplinan, Dishub mulai menerapkan sanksi bertahap. Jika sebelumnya petugas hanya mengempeskan ban kendaraan, ke depan akan ditingkatkan dengan penggembokan. Selanjutnya, penindakan akan berlanjut hingga tahap penilangan yang melibatkan pihak kepolisian. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menegakkan aturan parkir.

Pada penertiban terbaru, petugas menindak sekitar lima kendaraan yang kedapatan parkir sembarangan, terdiri dari tiga sepeda motor dan dua mobil. Respons masyarakat terhadap penindakan ini dinilai sangat positif.

“Tidak ada komplain, justru dukungan masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin meningkat,” tambah Dadang. Ia juga mencatat, pelanggaran didominasi kendaraan roda dua, meskipun jumlahnya relatif kecil.

Strategi Penguatan dan Penataan Kawasan

Guna memperkuat upaya penertiban, rambu larangan parkir telah dipasang secara masif di seluruh kawasan Pakansari. Rambu-rambu ini ditempatkan dengan jarak sekitar 50 meter antar titik, membuatnya mudah terlihat oleh masyarakat. Selain itu, sosialisasi juga terus dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, untuk menjangkau lebih banyak warga.

Pemkab Bogor juga melakukan penataan terhadap juru parkir ilegal yang terdampak penertiban. Sebagian dari mereka telah direkrut oleh pengelola resmi. Sisanya masih dalam proses pembahasan agar dapat direkrut sepenuhnya. Selain itu, rekayasa akses juga dilakukan. Contohnya adalah rencana pembukaan barier di beberapa titik. Ini bertujuan agar kendaraan dapat langsung masuk ke kawasan Pakansari tanpa harus berputar. Kapasitas parkir di Laga Tangkas memang mulai tidak mencukupi.

Baca Juga:  Jual Keripik Jamur, Mantan Office Boy Ini Berani Jadi Pengusaha

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap seluruh masyarakat dapat mematuhi aturan yang berlaku dengan memarkirkan kendaraan di lokasi yang telah disediakan. Dengan demikian, kawasan Pakansari dapat tetap tertib, nyaman, dan aman untuk seluruh aktivitas masyarakat. Harapan besarnya, kawasan ini menjadi contoh ruang publik yang ideal.

“Harapan kami, tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan dan mengganggu aktivitas. Semua harus tertib agar Pakansari benar-benar menjadi ruang publik yang nyaman bagi semua,” tutup Dadang, menegaskan visi pemerintah untuk Pakansari yang tertib total.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.