
Hingga pukul 12.00 WIB, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan terhadap obyek yang terbakar. Seperti yang terpantau Tribun di lokasi kejadian, petugas masih menyemprotkan air pada truk diesel berisi 8 tabung gas dengan masing-masing tabung berukuran sekitar 100 kg yang biasa diparkirkan di luar bangunan parbik. Sementara atap pabril di bagian tengah yang terbuat dari seng tampak mengelupas keluar dengan lebar sekitar 1-2 meter.
Berdasarkan keterangan warga, Adang (60), api diduga dari kebocoran gas. Pasalnya sebelum terlihat adanya api mulanya terdengar bunyi ngajeos bocoran gas yang kecang sekali. Lalu tiba-tiba api muncul membumbung tinggi ke atas dan samping.
“Mungkin karena bocoran gas yang membawa api ke samping itu menjadi bengkel las dan kaki-kaki yang ada di sebelah pabrik ikut terbakar,” kata Adang.
Setelah itu, lanjut Adang baru terdengar adanya bunyi-bunyi ledakan kecil. Tapi untungnya yang meledak itu bukan tabung gas yang besar-besar yang ada di mobil truk.
“Sepertinya ledakan itu muncul dari barang-barang yang ada di bengkel. Dan ban mobil box (truk diesel, red) juga sepertinya meledak karena terbakar,” katanya.
Petugas keamanan Pabrik Amanda Brownies tampak enggan memberikan keterangan saat Tribun mencoba menanyakan berapa banyak tabung gas yang terbakar dan berapa banyak kerugian akibat kebakaran itu. “Maaf pak, nanti saja. Kami belum bisa memberi keterangan,” katanya.
jabar.tribunnews.com






