
Danlanud Husen Sastranegara yang dilansir dari laman Dinas Penerangan TNI.AU Kolonel Pnb I Nyoman Trisantosa mengatakan, selama kejuaraan berlangsung pihaknya akan menyediakan pesawat angkut CN-235 dan CN-295 serta pesawat tambahan seperti Cesna.
“Pesawat-pesawat itu akan dipergunakan selama kejuaraan berlangsung,” ujar Danlanud Husen Sastranegara.
Kota Bandung dipilih sebagai tuan rumah kejuaraan internasional terjun payung 16th Asiania Parachuting Championships and Indonesia Internastional Open yang digelar mulai tanggal 5 hingga 14 September di Lanud Husein Sastranegara.
Beliau juga menambahkan Kejuaraan ini berhasil menyedot animo masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya, ini terbukti dari banyaknya masyarakat yang ingin melihat langsung aksi para peterjun di udara dan saat pendaratan sambil menikmati wisata kuliner dan beberapa pameran alutsista yang disajikan.
Dalam kejuaraan yang digelar atas kerjasama TNI AU Husein Sastransgara, Federasi Terjun Payung Aero Sport Indonesia, FASI dan ASIANIA, sebanyak 303 peserta dari 24 negara dipastikan akan ikut terlibat memeriahkan acara yang dipusatkan di Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara itu.
Indonesia sendiri juga pernah menjadi tuan rumah selama dua kali penyelenggaraan ini berlangsung. Sebelum di Kota Bandung, pada 2010 lalu, Indonesia juga dipilih sebagai tuan rumah. Saat itu, Kota Solo ditunjuk sebagai lokasi penyelenggaraan.
(tribunnews)







