Bayi Yang “Disandera” Rumah Sakit Akhirnya Meninggal

by -12 views

bayiBayi malang penderita gizi buruk, warga RT 001/018 Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, akhirnya meninggal dunia, Selasa malam (4/11) , setelah beberapa jam keluar dari RS Adam Thalib.

Bayi tersebut sempat “disandera” pihak rumah sakit karena tidak mampu bayar Rp 7,5 juta uang perawatan satu hari.

Azahra Wulandari, 1, oleh Dirman, 27 dan Nurhayati, orang tuanya yang miskin itu,  terpaksa pulang paksar dari rumah sakit, karena tidak sanggup membayar biaya perawatan, lebih lanjut.

Bahkan putri pertama keluarga yang tinggal di rumah petakan dan tergolong pra sejahtera ini diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah pihak Kades Mangunjaya menjaminkan mobil dinas desa.

“Kami berupaya membantu warga, namun pihak rumah sakit masih mementingkan segi komersil,” tutur Idi Rohidi, Kades. Namun upayanya untuk membahagiakan keluarga kecil ini tidak berhasil, “Azahra, meninggal pukul 21;30, setelah 4  jam pulang ke rumah,” kata Idi, dengan wajah sedih.

Kedua orang tuanya nampak pasrah, uang yang dikumpulkan dari meminjam ternyata tidak bermanfaat, “Mau apalagi, inilah derita orang miskin seperti kami,” keluh Dirman.

Seperti menyesalkan kondisi ekonominya Dirman, berujar “Kalau saja saya orang kaya, mungkin anak saya selamat dan sehat ,” lirihnya.

SEMPAT DISANDERA

Diberitakan sebelumnya, bayi penderita gizi buruk, disandera pihak RS Adam Thalib, Cibitung, karena orang tuanya tidak mampu membayar biaya perawatan dalam sehari Rp 7,5 juta.

Dirman terpaksa membawa pulang anaknya, meski kondisinya belum sehat, “Sehari aja sudah segitu, bagaimana kalau lama,” katanya.

Azahra Wulandari, berhasil dikeluarkan dari rumah sakit setelah  pamong desa dan tokoh masyarakat mendatangi rumah sakit yang berada di Pertigaan Tol Cibitung, Kades menjaminkan mobil dinasnya, setelah kedua orang tua kekurangan biaya Rp 4,5 juta.

(poskota)