
“Kita sudah evaluasi ancaman bola-bola mati Mitra Kukar. Semoga tidak lagi terjadi gol dari bola mati. Kita jangan kecolongan lagi seperti pada pertandingan leg pertama,” kata Djanur, Rabu (7/10).
Selain antisipasi bola mati, Djanur juga menyiapkan strategi menyerang untuk mengejar defisit satu gol dari Mitra Kukar. Pada sesi latihan Rabu (7/10), Djanur mengaku lebih leluasa memberikan variasi strategi lantaran pemainnya sudah lengkap.
“Latihan lebih bervariasi karena pemain komplet. Kita sangat fokus kepada strategi menyerang karena pada leg kedua harus mengejar ketertinggalan,” katanya.
(Sportanews)






