Corona Klaster Rumah Makan dan Perkantoran Hantui Warga Depok

by -
by

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Depok mengungkap potensi penyebaran virus corona klaster rumah makan dan perkantoran.

Ketua Satgas Covid-19 IDI Kota Depok, Alif Noeriyanto mengatakan, semenjak adanya relaksasi PSBB di Jakarta, saat relaksasi banyak rumah

makan dan perkantoran yang dibuka. Hal itu menjadikan pergerakan orang dari Depok ke Jakarta yang mencapai sekitar 60 persen dan dikhawatirkan terjadi penularan Covid-19.

“Klaster yang mengkhawatirkan itu klaster rumah makan dan perkantoran,” ujar Alif Noeriyanto seperti dikutip dari Radar Depok, Selasa (15/9/2020).

Alif Noeriyanto menjelaskan, kasus peningkatan Covid-19 di Kota Depok mengalami peningkatan, tetapi hingga saat ini masih dapat ditangani.

(Radarbogor)

Baca Juga:  Ridwan Kamil: Warga Jakarta jangan dulu berwisata ke Jabar

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.