Warga Tegallega Tuntut Perusahaan yang Diduga Cemarkan Sungai

by -390 views
by

Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/u664018146/domains/jabarmedia.com/public_html/wp-content/themes/majalahpro/template-parts/content-single.php on line 90

JABARMEDIA – Warga Desa Tegallega, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, meminta pihak perusahaan tambang yang diduga membuang limbah usaha ke Sungai Cimanceuri segera mengeruk dasar sungai lantaran sungai mengalami pendangkalan terus-menerus.

Warga menuding dangkalnya dasar Sungai Cimanceuri akibat buangan limbah menjadi penyebab banjir di wilayahnya saat turun hujan. Seperti kejadian bencana banjir beberapa waktu lalu di wilayah tersebut.

Jadi kalau hujan deras turun pasti air meluap ke pemukiman warga. Karena dasar sungai dangkal akibat tumpukan limbah tambang yang semakin tinggi,” ungkap Ketua RW 06 Kampung Nunggaherang, Desa Tegallega, Opik.

Ia menjelaskan, saat ini warga masih bersabar dan meminta secara baik-baik agar perusahaan bertanggung jawab.

Perusahaan diminta menyediakan alat berat dan mengeruk limbah di Sungai Cimanceuri. ”Kami juga sudah melapor ke pak kades terkait permohonan warga ini. Namun jika perusahaan tetap tidak merespons, maka warga akan meminta perusahaan tambang ditutup,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Tegallega, Arsudin Dedi Apriandi, membenarkan pihak desa telah menerima keluhan dan tuntutan warga terkait pengerukan dasar Sungai Cimanceuri.

Baca Juga:  Siswa Tasikmalaya Olah Ulang Menu MBG Viral, Sekolah Beri Penjelasan

Iya itu usulan dan tuntutan warga melalui ketua RT dan RW. Saya sudah datang langsung ke salah satu perusahaan tambang, tapi saat itu bosnya tidak ada di tempat,” ungkap Arsudin.

Ia mengaku sedang berupaya melakukan aspirasi warga dengan menghubungi dan berkoordinasi ke pihak UPT pengelolaan pengairan dan sungai.

Sejauh ini perusahaan cuma bilang sedang mencari alat berat untuk pengerukan. Dari UPT juga belum ada alat berat. Diduga kuat sungai ini dangkal akibat limbah dari dua perusahaan tambang. Kami minta perusahaan jangan beroperasi kalau belum ada alat berat untuk pengerukan Kali Cimanceri,” pungkasnya.

(metropolitan.id – Artikel ini juga dimuat di sudutbogor.com)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.