Petani Milenial Mengeluh karena Tak Kunjung Dibayar: Kami Dilabeli Petani Gagal

by -292 views
by
Petani Milenial Mengeluh karena Tak Kunjung Dibayar: Kami Dilabeli Petani Gagal

JABARMEDIA.COM – Peserta Petani Milenial beberapa waktu lalu mengeluhkan terlilit utang ke bank bjb. Rizky Anggara selaku peserta program Petani Milenial Hias (PMTH) tersebut menyebut bahwa pernah ditagih Rp50 juta dari pihak bank ke rumahnya.

Usai kasus tersebut viral, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung meminta maaf dan berjanji akan menuntaskan kistru Petani Milenial tersebut. Kabiro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat Yuke Mauliani Septina mengungkapkan akan menuntaskan permasalahan Petani Milenial.

Setelah 4 bulan berlalu, ada peserta Petani Milenial yang mengungkapkan bahwa utang yang sebelumnya ditagih telah dibayarkan, dan kewajiban mereka sebagai petani sudah terpenuhi. Kendati demikian, pihak perusahaan yang menjanjikan akan memberikan uang justru tak kunjung diberikan.

“Sebelumnya aku ingin berterima kasih dulu sudah mengawal program Petani Milenial dan utang kami semua sudah dibayar lunas ke bank bjb oleh CV. MI dan kewajiban kami sebagai petani sudah terpenuhi,” ujar Petani yang mengadukan kepada Mazzini, sebagaimana dibagikan akun Twitter @mazzini_gsp pada 13 Juni 2023.

Baca Juga:  Pemudik Padati Terminal Cicaheum

Peserta Petani Milenial itu sudah meminta bantuan dari pihak Dinas Tanaman dan Holtikultura untuk menuntut janji dari perusahaan tersebut. Namun tidak ada respons dari dinas yang diadukan oleh peserta tersebut, hingga nasib mereka kembali tak menentu.

“Dan CV. MI berjanji akan memberikan uang pada kami Rp9.400.000/orang, selama 1 tahun. Tapi sampai sekarang tak kunjung dibayar, sudah minta bantuan ke dinas tapi gak ada respons seolah-olah dinas menutup mata, kami para petani bingung harus minta bantuan ke siapa,” ujar peserta tersebut.

Peserta Petani Milenial mengaku tak hanya pembayaran yang mandek, namun juga tak dihargai oleh pemerintah. Dalam sebuah acara, peserta Petani Milenial itu mengaku mendapat perkataan yang pedas.

“Dan kemarin waktu di inagurasi pak Gubernur Jawa Barat bicara, kami dilabeli petani yang gagal padahal kami sudah melaksanakan program ini dengan maksimal,” kata peserta Petani Milenial.

curhatan petani milenial.

“Target kami terpenuhi, tapi mengapa kami diberi label petani yang gagal, tanpa mencari tau ke lapangan terlebih dahulu, malah termakan dengan kata-kata offtakernya,” tuturnya menambahkan.

Baca Juga:  Ramadhan di Tegalwaru : Launcing Website TegalwaruKreatif.com sampai Santunan modal usaha Dhuafa Mandiri.

Curhatan peserta Petani Milenial itu pun kini viral dan mendapat beragam respons dari warganet. Kemarahan publik pun kembali memuncak setelah muncul curhatan itu.

Pas viral di tanggapin, dijanjiin akan diberesin supaya reda dulu. Berita nya dah hilang, penyelesaiaan nya pun kembali hilang,” ujar @di9***.

Petani millenial itu progam yang instagramable,” kata @joe***.

(Pikiranrakyat/idram)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.