DISDIK dan APSAI Bogor Gagas Program Konselor Sebaya Cegah Bullying Di Sekolah

by -337 views
by
DISDIK dan APSAI Bogor Gagas Program Konselor Sebaya Cegah Bullying Di Sekolah

JABARMEDIA.COM – DINAS Pendidikan Kota Bogor & APSAI ( Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia ) Bogor menggagas program Konselor Sebaya untuk Cegah bullying dengan kegiatan peer conselor. Pada kegiatan perdana ini tepatnya dilaksanakan di SMP Negeri 19 pada Jumat 25 Agustus 2023 sebagai pilot project.

Dalam rangka meningkatan Kompetensi dan Pemberdayaan diri Pelajar dengan Peran Konselor Sebaya di Kota Bogor. Program ini telah dilaksanakan Sosialisasi dan Recruitment “Konselor Sebaya” oleh Team dari Youth Excellent of Supporting System (YESS). Ini merupakan Gabungan dari Psikolog dan Para Pakar Pendidikan di bawah naungan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Bogor.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Direktur YESS Anggia Christianti, Psikolog, Wakil Ketua APSAI Bogor Sumedi, SE sebagai salahsatu penggagas program ini.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pelajar Siswa/i SMP Negeri 19. Sosialisasi disampaikan langsung oleh Duta Konselor Sebaya Kota Bogor, yaitu Sayyidah Athazya El Aldhiya sebagai Pelajar kelas 12. Dia ditunjuk untuk menyampaikan urgensi Konselor Sebaya di lingkungan Sekolah dari sudut pandang sebagai sesama Pelajar dan Remaja khususnya di Kota Bogor.

Baca Juga:  Jadwal Sholat Hari Ini di Subang dan Sekitarnya, Dilengkapi Doa dan Zikir Setelah Salat

Seleksi Pemetaan Potensi dan Minat

Pada kesempatan ini, Direktur YESS Anggia Christianti, Psikolog mengatakan bahwa sosialisasi program pelatihan konselor sebaya ini sebagai seleksi pemetaan potensi dan minat siswa.

Tahapan yang telah dilakukan sampai hari ini adalah Sosialisasi Program Pelatihan Konselor Sebaya. Asesmen sebagai Seleksi dan Pemetaan Potensi dan Minat Siswa/i dan Sesi Pertama (dari Total 8 Sesi) yang akan dilaksanakan lebih kurang selama 3 Bulan, dengan rencana pelaksanaan Sepekan sekali.” Kata Anggia.

Di tempat yang sama wakil ketua APSAI Bogor juga mengatakan upaya kepedulian antar sesama mencegah bullying di kalangan anak di sekolah.

Kami menggagas program kegiatan ini, sebagai upaya meningkatkan dan menjalin rasa kepedulian diantara sesama teman sebaya. Dampaknya pada pencegahan kekerasan ataupun bullying di kalangan anak anak di sekolah.” kata Sumedi.

Ditemui di sela-sela kegiatan Ketua APSAI Bogor Deswaty Diningsih, berharap bahwa dengan kegiatan ini kami betul-betul ingin anak-anak dapat tumbuh kembang dengan baik dalam lingkungan yang aman, nyaman tanpa bullying untuk generasi emas tahun 2045.

Di tempat berbeda, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Sujatmiko Baliarto berharap bahwa Program ini akan dilaksanakan juga di Sekolah-Sekolah lainnya di Kota Bogor, khususnya jenjang SMP dan SMA.

Baca Juga:  Harapan Besar Wamendikdasmen Atip di LKS Nasional 2025 Depok

Sistem Lolos dan Lulus

Dukungan dan Antusias dari Kepala Sekolah, Seluruh Guru dan Pengajar (khususnya Guru BK) serta seluruh pelajar SMP Negeri 19 sangat luar biasa.

Program Pelatihan ini memiliki sistem Lolos dan Lulus. Artinya setelah Lolos dan Asesmen pertama, seluruh peserta akan selalu ada penilaian terkait dengan beberapa penilaian selama berlangsungnya Kelas Pelatihan.

disdik apsai, siswa antusias mengikuti program ini

Bagi yang dapat mengikuti dengan baik akan terus lolos dan diharapkan nantinya lulus sampai Tahap Akhir untuk kemudian dilantik sebagai Konselor Sebaya SMP Negeri 19.

Dari total 78 Siswa/i yang mendaftar lalu terpilih berdasarkan Asesmen sejumlah 40 Siswa/i yang Lolos untuk mengikuti Program Pelatihan Konselor Sebaya di SMP Negeri 19.

Menjadi Konselor Sebaya

Agar peran pelajar tidak sekedar menjadi Teman Sebaya melainkan juga sebagai Konselor Sebaya. Nantinya akan menjadi individu yang memberikan bantuan kepada orang lain (khususnya teman di Sekolahnya) agar dapat membantu mengatasi masalahnya. Relasi yang terjalin bersifat interpersonal dan dilakukan oleh nonprofessional. Hubungan sebaya memiliki peranan yang kuat dalam kehidupan remaja.

Baca Juga:  Kemendikbud Resmikan Kurikulum Merdeka Jadi Kurikulum Nasional Maret 2024

Hubungan sebaya menimbulkan suatu hubungan saling percaya antar teman sebaya. Dalam hal ini, hubungan ini dapat menimbulkan suatu perilaku dimana remaja lebih percaya terhadap teman sebaya daripada dengan orang tua. Sehingga pembentukan dan pelatihan konselor sebaya dapat menjadi suatu pilihan yang tepat dalam upaya membentengi anak dari pengaruh negative lingkungan.

Tujuan program pelatihan konselor sebaya menjadi sangat penting sebagai upaya memberdayakan siswa agar dapat menjadi perpanjangan tangan pihak sekolah. Sekaligus diharapkan dapat menjadi sarana pertolongan pertama bagi siswa yang memiliki masalah.

Jika siswa dapat berbagi permasalahan psikologis yang membebaninya kepada teman yang dapat dipercaya. Tentunya siswa tersebut dapat mengurangi ketegangan ataupun kecemasan yang dirasakan.

Pada akhirnya, diharapkan dapat merasakan kelegaan dan berpikir lebih jernih dalam menghadapi masalahnya dan meningkatkan kompetensi diri (pribadi yang positif). Nantinya agar mampu menjadi konselor, membantu memecahkan permasalahan teman sebaya melalui kegiatan konseling.

#####

Youth Excellent of Supporting System
Windelrio Townhouse Blok A No. 9
Jl Brigjen Saptadji Hadiprawira,
Semplak – Bogor Barat 16112
085 814 924 449

(Admin)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.