Makanan dan Kebiasaan yang Menyikat Ginjal: Perlindungan Anda Lebih dari Sekedar Pengetahuan

by -118 views
by
Makanan dan Kebiasaan yang Menyikat Ginjal: Perlindungan Anda Lebih dari Sekedar Pengetahuan


,

JAKARTA –
Ginjal
bertugas untuk membersihkan sisa-sisa metabolisme dalam tubuh, mengatur keseimbangan cairan, serta membuang zat-zat berbahaya.

Akan tetapi, terdapat berbagai kebiasaan tidak sehat yang dapat menghancurkan ginjal dan menyebabkannya bekerja dengan lebih rendah.

Banyak penderita penyakit ginjal yang mengharuskan seseorang, baik muda maupun tua, untuk menjalani proses cuci darah sepanjang hayatnya.


Menangani Batu Ginjal Menggunakan Teknologi ESWL

Dr. Amit Langote, Konselor Utama dalam Bidang Nefrologi serta Dokter untuk Operasi Ginjal dan Spesialis Tekanan Darah Tinggi di Rumah Sakit Apollo Navi Mumbai, menyampaikan bahwa gangguan pada organ ginjal dapat dipicu oleh beberapa kebiasaan tidak baik yang seringkali dilakukan orang. Dia bahkan menambahkan bahwa penggunaan benda-benda rutin setiap hari pun diyakini mampu mendatangkan dampak negatif terhadap kesehatan ginjal.

Dari krim perawatan kulit sampai suplemen alami, obat-obatan untuk meredakan nyeri, dan termasuk segelas teh hijau yang menyegarkan, benda-benda yang kelihatannya tak berbahaya dapat menghasilkan akibat yang tidak disangka-sanga seiring dengan bertambahnya waktu.

:

Apakah Dehidrasi Dapat Menyebabkan Penyakit ginjal?

Berikut ini adalah daftar peralatan serta objek yang sering digunakan setiap hari namun berpotensi merusak ginjal, seperti dikutip dari timesofindia.

1. Krim mengandung merkuri

Krim pemutih yang memiliki kandungan merkuri bisa menimbulkan kerusakan pada organ ginjal secara signifikan apabila zat tersebut terserap melalui kulit dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Beredar Bocoran Menteri Kabinet Prabowo-Gibran: Terawan Jadi Menkes, Ridwan Kamil Jadi Menteri PUPR

Menggunakan krim berbahan dasar merkuri untuk jangka panjang bisa memicu kerusakan pada organ ginjal, dan fenomena tersebut sudah banyak tercatat di berbagai belahan dunia.

:

Berikut adalah 7 Ancaman Konsumsi Soda Secara Rutin Tiap Harinya, Dampak pada Jantung serta Kerusakan Ginjal

2. Suplement Herba: Natural belum tentu berarti aman

Suplemen alami kadang-kadang dipercaya sebagai pilihan yang lebih rendah risiko daripada obat-obatan medis. Walaupun ada sebagian suplemen yang memang memberikan manfaat, tetapi masih banyak juga suplemen yang belum melewati proses pengecekan keselamatan dengan baik; bisa jadi mereka mengandung zat-zat berbahaya seperti senyawa kimia atau unsur-unsur logam berat contohnya arsenik, timbal, atau merkuri. Zat-zat racun tersebut bisa bertambah dalam tubuh Anda dan membawa dampak buruk tak tertolong bagi organ ginjal Anda.

Walaupun kemasannya mengklaim produk tersebut sebagai “alamiah” atau “herbal”, ini belum tentu menjamin keselamatan dalam pemakaian yang berkelanjutan. Sejumlah krim serta bedak tradisional di beberapa wilayah terhubung dengan gangguan pada organ ginjal. Apabila Anda mempertimbangkan untuk menggunakan suplemen alami, pastikan membelinya dari merk yang sudah dikenali dan diskusikanlah dahulu dengan dokter sebelum mencantikkannya ke dalam rutinitas sehari-hari Anda.

Baca Juga:  Tim Nasional Indonesia U-19 Susah Payah Bekuk Semen Padang U-21

3. Analgesik: Menyediakan kenyamaan tetapi memiliki risiko potensial yang mengancam jiwa

Banyak dari kita telah menggunakan obat-obatan pereda nyeri nonresep seperti ibuprofen atau aspirin untuk menanganai masalah seperti migrain, kram otot, ataupun sensasi tidak nyaman lainnya.

Walau obat-obatan tersebut efektif dalam menenangkan rasa sakit secara singkat, minumnya berlebihan bisa membahayakan organ ginjal Anda. Jenis obat anti-peradangan yang tidak menggunakan steroid seperti NSAIDs akan mengurangi aliran darah menuju ginjal, dan bila dikonsumsi dengan frekuensi tinggi, kondisi ini mungkin mendukung timbulnya masalah pada ginjal.

4. Green Tea: Sehat bila dikonsumsi secukupnya, namun bisa membahayakan apabila terlalu banyak

Teh hijau kerap dicalonkan sebagai salah satu jenis minuman paling bermanfaat bagi kesehatan, populer gara-garanya memiliki sifat antioksidan serta keuntungan lain untuk tubuh. Akan tetapi, apakah kamu tahu kalau meminum terlalu banyak teh hijau, secara khusus jika dikonsumsi dalam takaran besar (misalkan lebih dari 500 ml per hari) bisa menambah resiko pembentukan batu ginjal? Ini disebabkan oleh adanya zat oksalat pada teh hijau yang mampu bersatu dengan unsur kalsium di organ ginjal lantas membentuk kristal atau batu tersebut.

Baca Juga:  Percikan Api di Trafo Stasiun Bekasi Tertangani, KRL Bekasi-Kota Lancar

Hal ini bukan berarti Anda perlu mengakhiri kebiasaan meminum teh hijau secara total—cukup nikmati dalam jumlah wajar. Apabila Anda memiliki riwayat penyakit batu ginjal di masa lalu, atau bila Anda termasuk kelompok risiko, lebih baik pantaulah konsumsi teh hijau Anda dan pastikan untuk selalu menjaga asupan cairan.

5. Suplemen Protein: Lebih dari batas bisa jadi tidak baik

Untuk pecinta kesehatan fisik, suplemen protein menjadi elemen lazim dalam agenda setelah olahraga. Walaupun campuran bubuk atau minuman ini bisa mendukung pembentukan otot, konsumsi protein berlebihan mampu menyebabkan beban signifikan bagi organ ginjal Anda.

Ginjal memiliki peranan penting dalam penyaringan limbah hasil metabolsime protein. Jika kita memberikan beban berlebih pada ginjal melalui konsumsi protein yang tinggi, khususnya dari suplementasi, bisa menimbulkan gangguan pada organ tersebut.

6. Produk pelurus rambut

Produk penstraightening rambut, jika digunakan secara berlebihan untuk merawat kehalusan rambut, bisa menimbulkan kerusakan pada ginjal. Ini disebabkan oleh kandungan asam glioksilat dalam produk tersebut, yang bila tertelan atau terserap lewat kulit saat proses treatment, dapat memicu gangguan ginjal akut.

Menjaga kesehatan ginjal Anda berawal dari pemahaman yang tepat.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.