10 Tip Hindari Kecamatan Anak, Pas Untuk Ortus yang Sering Meledak

by -115 views
by
10 Tip Hindari Kecamatan Anak, Pas Untuk Ortus yang Sering Meledak



– Bagaimana cara menghadapi anak yang sedang tantrum?

Beberapa cara untuk menghadapi anak dengan perilaku tantrum antara lain adalah sebagai berikut.

Ayo lihat 10 saran atasi tangisan anak!


1. Tetap Tenang

Jangan terpancing emosi.

Respons yang damai dari orangtua dapat membuat anak merasa lebih terlindungi dan mampu mengendalikan emosinya.

Ambil nafas panjang-panjang apabila kau mulai merasa kesal.


2. Kenali Penyebab Tantrum

Saat Lapar Atau Kelelahan: Pastikan Kebutuhan Dasar Anak Terlayani.

Ter frustrasi: Mungkin anak mengalami kendala dalam menyampaikan kebutuhannya atau menyesuaikan diri dengan kondisi yang belum pernah dijumpai sebelumnya.

Jika tantrum muncul karena ingin mendapat perhatian, usahakan untuk menyediakan perhatian ekstra saat waktu yang sesuai.


3. Hindari Persyaratan yang Tidak Wajar

Apabila buah hati mengamuk lantaran menuntut hal yang tak kamu setujui, pertahankanlah pendirianmu.

Sampaikan penjelasannya dengan nada yang lembut, seperti contohnya, “Ibu mengerti kau mau permen, tetapi saat ini adalah waktu untuk makan siang.”


4. Alihkan Perhatian

Usahakan untuk memindahkan fokus anak pada hal lain yang menarik minatnya, misalnya mainan, buku, atau kegiatan favorit mereka.

Baca Juga:  Tagar Indonesia Gelap: 81% Sentimen Negatif Dominan


5. Validasi Perasaan Anak

Terima kasih atas perasaannya dengan berkata, “Mama paham kamu merasa kesal,” atau “Kamu bersedih hati karena mainanmu sudah rusak.”

Ini membuat anak merasa dipahami dan lebih gampang untuk menenangkan dirinya.


6. Hindari Hukuman Fisik


Pembentukan disiplin melalui hukuman fisik ternyata kurang berhasil dan justru bisa mengganaskan tingkah laku si anak.

Konsentrasikan usaha pada metode yang membangun dan optimis.


7. Beri Pelajaran Tentang Pengendalian Emosi

Setelah sang buah hati menjadi tenang, bimbing mereka dengan metode alternatif dalam menyampaikan emosi, misalnya melalui percakapan, menggambarkannya, atau memakai frasa dasar semacam “Saya kesal” ataupun “Saya murung”.


8. Bangunlah Suatu Rutinitas yang Stabil

Anak-anak akan merasa lebih tenang dan nyaman jika memiliki jadwal harian yang konsisten.

Tetapkan jadwal untuk makan, istirahat, dan beraktivitas dengan teratur sepanjang hari.


9. Beri Waktu untuk Menenangkan Diri

Jika tantrum berlangsung lama, beri anak ruang untuk menenangkan diri sambil tetap memastikan mereka aman.

Kamu bisa berkata, “Ibu akan menunggu di sini sampai kamu siap bicara.”.

Baca Juga:  Tembok 30 Meter Menimpa Tiga Rumah di Gunung Batu


10. Puji Perilaku Positif

Setelah anak berhasil mengatasi emosinya, beri pujian seperti, “Kamu sudah bisa tenang, itu hebat sekali!” untuk mendorong perilaku positif di masa depan.

(*)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.