3 Camilan Legendaris yang Kembali Eksis, Siap Memunculkan Rasa Nostalgia Anda!

by -191 views
by
3 Camilan Legendaris yang Kembali Eksis, Siap Memunculkan Rasa Nostalgia Anda!



– Ibu, camilan atau makanan ringan adalah jenis makanan yang dimakan di tengah-tengah jam makannya utama.

Biasanya, cemilan mempunyai ukuran porsi yang lebih kecil dan dapat berbentuk makanan manis, asin, atau sehat, bergantung pada selera setiap orang.

Ibu pasti sudah tak asing lagi dengan camilan seperti Lay’s, Cheetos, dan Doritos. Sekarang, tiga merek ini telah kembali diluncurkan di pasaran Indonesia melalui PepsiCo Indonesia.

Produksi Lay’s direncanakan dimulai pada hari Rabu, tanggal 12 Maret 2025, serentak dengan Doritos yang juga sudah memulai produksinya.

Pada saat yang sama, Cheetos mulai diproduksi pada Januari 2025 dan telah hadir di berbagai gerai ritel.

Pembuatan keripik Lay’s sudah dimulai. Untuk kali ini, beberapa rasa yang dihasilkan meliputi saus pedas manis dan juga varian yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak orang, yakni rasa rumput laut atau seaweed. Banyak konsumen bertanya-tanya tentang waktu peluncuran rasa seaweed tersebut setelah sebelumnya hilang dari pasaran. Sekarang, mereka akhirnya bisa menikmatinya lagi.

Di luar Lay’s, Doritos pun telah dirilis, sedangkan Cheetos sudah tersedia di pasar. Oleh karena itu, saat ini Lay’s, Cheetos, dan Doritos bisa dikatakan ada secara komprehensif,” ungkap Gabrielle Angriani Johny, Direktur Keterlibatan Pemerintah dan Komunikasi Korporat PepsiCo Indonesia, pada acara PepsiCo Indonesia Iftar Media Gathering yang diselenggarakan di Seribu Rasa Gunawarman, Rabu (12/3/2025).

Baca Juga:  Bek Senior Persib Ini Mengaku Terkejut Diduetkan dengan Febri

Berita ini menyebutkan bahwa PepsiCo Indonesia berencana untuk membangun pabrik pertama mereka di negara tersebut, yang lokasinya adalah di area Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

PT ini menggelontorkan dana senilai 200 juta USD guna mendirikan pabrik produksi keripik cemilan perdana mereka di Cikarang. Pabrik dengan luas area mencapai 60.000 meter persegi tersebut direncanakan akan aktif berproduksi di awal tahun 2025 nanti.

Pada awal tahun, tepatnya pada bulan Januari, pabrik milik kami akhirnya memulai operasinya dan seluruh tahapan produksinya berhasil berlangsung tanpa hambatan. Peresmian dari fasilitas tersebut direncanakan akan datang tak lama lagi. Dengan total dana investasi senilai 3,3 triliun rupiah dikhususkan untuk konstruksi pabrik snack di wilayah Cikarang. Proses produksi dimulai perlahan-lahan mulai Januari sampai pertengahan atau akhir Maret, mengawali dengan produk Cheetos, disusul oleh Doritos, dan ditutup dengan merek Lay’s,” lanjutnya.

Fasilitas ini akan sepenuhnya mengandalkan energi terbaharukan serta menggunakan seluruh air daur ulang dengan konsep yang membuatnya menjadi netral dalam penggunaan air sejak operasional dimulai.

Baca Juga:  Kekayaan Bupati Don Dilaporkan Rp2,5 M

“Pep+ adalah janji kita untuk menciptakan keberlanjutan. Mulai saat pertama pabrik beroperasi, seluruh daya akan berasal dari sumber energi terbaharui. Tambahan lagi, kita mengimplementasikan sistem pengolahan air kembali guna menjamin pemakaian air yang lebih bertanggung jawab,” ungkapnya.

Di samping itu, PepsiCo juga terus mengerjakan beberapa program untuk para petani di Indonesia.

Pada kesempatan serupa, Gabrielle menyebutkan bahwa timnya sudah mengundang sejumlah petani dari Jawa Barat untuk melihat langsung pertanian kentang di Thailand.

Di samping produksinya, kita juga menekankan pembuatan program untuk para petani. Chipster menggunakan jenis kentang industri yang memang berbeda dengan kentang konvensional. Pada kesempatan terakhir, kita telah mengajak beberapa petani dari Jawa Barat untuk berkunjung ke ladang kentang di Thailand dan menyaksikan prosesnya secara langsung.

PepsiCo Thailand sudah sukses dalam pengembangan perkebunan kentang skala besar dan efisien yang cukup untuk mensupply pabriannya. Kita berharap para pekebun di Indonesia dapat mencontoh metode tersebut supaya produksi mereka bisa dibeli oleh PepsiCo, sejalan dengan itu akan meningkatkan taraf hidup mereka. Di samping kentang, kita juga mendukung budidaya jagung,” lanjutnya.

Baca Juga:  Tersebar Sejauh 70 Km, Begini Penampakan Puing Pesawat Rusia yang Jatuh

“Kedatangan PepsiCo diproyeksikan bisa membawa manfaat yang signifikan, mulai dari menciptakan lapangan kerja di pabrik dan kantor, menggerakkan sektor pertanian, meningkatkan taraf hidup para petani, sampai berkontribusi pada aspek sosial masyarakat setempat, misalnya dengan mendukung wanita di Cikarang serta membenahi infrastruktur pendidikan seperti renovasi gedung sekolah,” jelas Gabrielle.

Bukan hanya itu saja, dalam waktu singkat, beberapa jenis baru dari Lay’s juga sudah menunggu untuk segera diproduksi.

Di masa mendatang, akan ada varian baru dari Lay’s yang akan segera dirilis. Untuk saat ini, jenis rasa yang dapat ditemukan di pasar masih hanya terbatas pada dua opsi saja. Tambahan informasi lainnya adalah bahwa produk PepsiCo juga menawarkan variasi layaknya Doritos dengan bahan utama jagung.

Setiap pengiriman gilingan jagung ke PepsiCo wajib melewati proses pengecekan mutu, sehingga tidak dapat asal pilih. Walaupun hasil panen jagung di Indonesia terbilang berlimpah, belum tentu semua sesuai dengan spesifikasi yang kita perlukan,” ungkapnya.

*

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.