Pesawat Metrojet dari maskapai Kogalymavia jatuh dari ketinggian kurang lebih 9.400 meter di wilayah Mesir. Puing pesawat yang diduga telah patah sejak di udara itu tersebar sejauh 70 Km.
Seperti dilansir Reuters, Minggu (1/11/2015), puing-puing pesawat Airbus A321 tersebar di Semenanjung Sinai, Mesir. Puing terbesar dan puing-puing lainnya terpisah sangat jauh.
Bahkan, salah satu puing pesawat ditemukan di Selatan Kota El-Arish, berjarak 70 Km dari puing terbesar. Puing-puing tersebar jauh diduga karena pesawat telah hancur sebelum jatuh. Namun, dugaan ini masih harus dikonfirmasi melalui investigasi lebih lanjut.
Berdasarkan citra satelit Rusia, puing-puing pesawat yang mengangkut 224 orang tersebar di dataran luas Semenanjung Sinai. Bagian-bagian besar pesawat sudah berhasil ditemukan.
Sementara itu, kotak hitam pesawat dengan nomor registrasi KGL-9268 sudah ditemukan. Para penumpang yang ditemukan tewas dalam keadaan berjongkok dan masih terikat di tempat duduk.
Pesawat dengan nomor registrasi KGL-9268 ini lepas landas dari Bandara Internasional Sharm El-Sheikh, Mesir pada Sabtu (31/10) sekitar pukul 05.51 waktu setempat dan terbang menuju kota St Petersburg, Rusia. Selang 23 menit kemudian, pesawat hilang dari radar.
Hingga saat ini, otoritas Rusia belum bisa menyebutkan secara pasti penyebab kecelakaan pesawat itu.
(detik.com)






