3 Kandidat Kuat untuk Jawara Baru Telkom (TLKM) Sebelum RUPS, Begini Detilnya

by -106 views
by
3 Kandidat Kuat untuk Jawara Baru Telkom (TLKM) Sebelum RUPS, Begini Detilnya

Beberapa Perusahaan Milik Negara atau dikenal sebagai BUMN akan mengubah susunan direksinya dan juga komisarinya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang segera datang. Beberapa nama kandidat telah muncul untuk posisi direktur utama di perusahaan-perusahaan ini dengan logo plat merah, termasuk PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Sumber

.co.id

Menyinggung mengenai pengumuman dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang, Telkom bakal mengerjakan perubahan posisi Direktur Utama yang kini dipegangi oleh Ririek Adriansyah. Sudah enam tahun lamanya Ririek memimpin sebagai Direktur Utama Telkom sejak dilantik lewat RUPS yang diselenggarakan tanggal 24 Mei 2019.

Referensi tersebut mengidentifikasi Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital, Ismail, sebagai salah satu kandidat untuk posisi Direktur Utama TLKM. Di samping Ismail, nama Direktur Pengembangan Bisnis Grup Honesty Basyir serta Direktur Keuangan Telkom Indonesia Heri Supriadi turut disebutkan sebagai potensial pemimpin.

“Walaupun ada potensi untuk memperpanjang masa jabatan Pak Ririek,” demikian ujar sumber itu saat dilaporkan pada hari Rabu (19/3).

Baca Juga:  BRIN Kembangkan Bahan Plastik Alami Tanpa Polimer Sintetik


.co.id

Sudah menjangkau Ismail, Honesty, serta Heri tentang posisi nama-nama mereka di daftar calon Direktur Utama Telkom. Tetapi sampai berita ini dipublikasikan, tidak ada informasi resmi yang diterima.

Pada saat bersamaan, Deputi Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa dirinya belum memperoleh informasi terkait penggantian Direktur Utama di Telkom Indonesia. Dia pun belum dapat memberitahu tentang calon-calon yang sedang dipersiapkan oleh departemen tersebut.

“Berkaitan dengan Telkom, informasi tersebut masih belum diketahuiku,” ujar Dony Oskaria ketika ditemui di DPR, pada hari Rabu (19/3).

Penukaran Direktur Utama di Bank BUMN Menguat Seiring Mendekatnya RUPS

Di luar PT Telekomunikasi Indonesia, berita tentang pergantian pimpinan utama juga mengemuka di kalangan badan usaha milik negara lainnya, terutama dalam konteks bank-bank bersubsidi pemerintah. Dengan diselenggarakannya Rapat Umum Pemegang Saham Tertentu, sejumlah calon telah bermunculan untuk posisi kepala eksekutif tersebut. Alasan-alasan ini mencakup periode kepengurusan yang sudah berakhir dan memerlukan pergantian.

Misalkan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BBNI, yaitu Royke Tumilaar, yang telah menjalankan tugas selama lima tahun sejak tanggal 2 September 2020. Di samping itu, di bank lain seperti BRI pun ada perubahan jabatan direktur utama karena Sunarso saat ini sedang memegang posisi tersebut lebih dari lima tahun sejak 2 September 2019.

Baca Juga:  Pertamina Terapkan Skema BBM Full Registran di Jawa Bagian Barat

Beberapa kandidat kuat dipertimbangkan untuk menjabat sebagai pemimpin perbankan milik negara. Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto dikabarkan akan menggantikan posisi Sunarso.

Beberapa kandidat lain yang mungkin bergabung ke dalam dewan komisaris termasuk Putrama Wahju Setyawan, wakil direktur dari BNI, yang diharapkan dapat menempati jabatan sebelumnya milik Royke Tumilaar. Selain itu, ada juga Alexandra Askandar, yaitu wakil direktur dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Dikabarkan Alexandra tetap dalam radar untuk dua jabatan. Dia mungkin akan ditunjuk sebagai Direktur Utama BRI atau dialihkan ke Lembaga Penjamin Simpanan. Namun, terkait dengan perannya di LPS, masih ada dua pilihan yakni sebagai Ketua atau Wakil Ketua.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.