5 Jenis Kurma Terbaik untuk Kesehatan Anda: Tetap Stabilkan Gula Darah

by -175 views
by
5 Jenis Kurma Terbaik untuk Kesehatan Anda: Tetap Stabilkan Gula Darah

Rasa manis pada kurma berasal dari kandungan gula alaminya. Meskipun terbilang manis, kurma merupakan buah dengan indeks glisermik (GI) yang rendah.

Hal ini berarti, makan kurma dengan porsi tepat tidak akan menyebabkan kadar glukosa di darah naik dengan cepat.

Selain itu, kurma kaya akan berbagai macam nutrisi yang membantu mengatur kadar gula dalam darah. Sebut saja serat yang dapat melambatkan proses pencernaan dan penyerapan glukosa ke aliran darah.

Sama halnya dengan polifenol yang memperkuat kerja insulin, kalium dan magnesium juga berperan dalam pengaturan tingkat glukosa di darah.

Kendati demikian, tidak semua kurma memiliki angka GI yang sama. Ada beberapa jenis yang indeks glikemiknya lebih rendah daripada kurma lainnya, sehingga lebih aman dikonsumsi oleh pengidap diabetes.

Lantas, apa jenis kurma yang aman untuk diabetes?

Kurma yang aman untuk diabetes

Berikut adalah berbagai tipe kurma dengan indeks glisemik (GI) rendah yang umumnya tidak menyebabkan kenaikan kadar gula dalam darah:

1. Kurma Ajwa

Ajwa Kurma merupakan buah kurma asli dari kota Madinah di Arab Saudi dan dikenal sebagai salah satu varietas premium.

Baca Juga:  Horee . . . Jalan Rusak di Jatinangor Diperbaiki

Tidak ada sebab yang remeh, buah kurma ini menawarkan cita rasa tersendiri serta memberikan manfaat untuk kesehatan. Rasanya hampir serupa dengan kismis, tidak begitu manis dan agak sedikit asam.

Dimensinya, buahnya umumnya berukuran kecil denganwarna yang condong kecoklatan gelap atau hitam legam.

Kurma Ajwa memiliki manfaat berkat kadar antioksidan yang tingginya. Jenis kurma ini pun rendah lemak, namun kaya akan protein serta serat.

2. Kurma Kimia

Kurma Kimia merupakan tipe kurma yang asli dari Iran. Varietas ini kadang-kadang dikenali pula dengan nama Mazafati.

Dilansir dari


Kurma Mazafati umumnya memiliki warna hitam dan kulit yang tipis, membuatnya mudah untuk dikupas. Rasa dari buah ini sangat manis dan bisa menjadi pilihan pengganti gula.

Oleh karena itu, tak mengherankan jika jenis kurma ini seringkali dimanfaatkan sebagai komponen penambah pada makanan atau minuman.

Walau rasanya manis, kadar gulanya cukup moderat. Akan tetapi, lebih baik mengonsumsi buah kurma ini secara bijak dan dalam porsi kecil, atau disertai dengan makanan seperti kacang untuk membantu menunda peningkatan glukosa darah.

Baca Juga:  Drawing Piala Dunia U17 2023: Indonesia Masuk Pot 1 bersama Brasil dan Dua Mantan Juara

3. Kurma Medjool

Kurma Medjool merupakan varietas kurma asal Palestina dan Maroko dan termasuk jenis premium.

Buahnya memiliki ukuran yang besar dengan daging buah tebal, sedangkan bijinya cukup kecil. Rasanya sangat manis layaknya cokelat karamel.

Bahkan, kurma Medjool termasuk ke dalam salah satu varietas yang paling manis. Meski begitu, kurma ini bisa dimasukkan ke dalam menu diet sehat.

Namun, bagi pengidap diabetes atau yang sedang mengurangi gula, sebaiknya mengonsumsi kurma ini dalam jumlah sedang.

4. Kurma Khadrawy

Khadrawy adalah kurma yang banyak tumbuh di Irak. Kuma jenis ini memiliki warna oranye kecokelatan hingga cokelat muda.

Kurma Khadrawy dikenal sebagai salah satu dengan tekstur paling superior berkat kelembutan dan masuk dalam golongan kurma lembab.

Kurma jenis ini memiliki kandungan gula yang lebih sedikit dibandingkan dengan kurma Medjool, namun rasa manisnya masih terjaga.

5. Kurma Deglet Noor

Deglet Noor merupaka kurma yang populer di Algeria dan Tunisia. Kurma ini termasuk ke dalam varietas setengah kering. Rasanya manis dan ringan.

Baca Juga:  GUS HALIM APRESIASI PROGRAM SAMISADE PEMKAB BOGOR

Buahnya berwarna kuning kecokelatan dan memiliki daging yang keras. Karena teksturnya ini, Deglet Noor lebih mudah digunakan untuk memasak.

Kurma tersebut pun kerap digunakan sebagai komponen tambahan dalam proses produksi.

Itulah, jenis kurma yang cenderung tidak menaikkan gula darah dengan cepat dan aman dikonsumsi pengidap diabetes.

Meskipun begitu, asupan kurma setiap hari masih perlu dibatasi dan tak boleh terlalu banyak.

Untuk orang yang memiliki kondisi medis spesifik, disarankan agar menghubungi profesional kesehatan sebelumnya.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.