Apa Yang Terjadi Ketika Tubuh Kebanyakan Konsumsi Vitamin C?

by -107 views
by
Apa Yang Terjadi Ketika Tubuh Kebanyakan Konsumsi Vitamin C?

Vitamin C adalah salah satu tipe vitamin yang penting untuk kebutuhan tubuh manusia. Fungsinya mencakup perannya sebagai antosianin, produksi kolagen, serta mendukung sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan informasi tersebut,

Bustle

, tubuh tidak bisa menghasilkan vitamin C karena ini termasuk sebagai vitamin esensial. Oleh sebab itu, Anda harus mengonsumsi makanan atau suplemen penambah lainnya agar kebutuhan akan vitamin tersebut terpenuhi.

Tapi, seberapa besar dosis vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh Anda? Bagaimana jika asupannya terlalu berlebihan? Bisakah hal tersebut membawa dampak negatif bagi kesehatan Anda? Mari kita bahas lebih lanjut di bagian ini!

1. Vitamin C dapat larut dalam air

Berbeda dengan vitamin yang larut dalam lemak sehingga bisa disimpan di tubuh dan berpotensi menimbulkan efek samping, vitamin C justru larut dalam air. Sehingga saat tubuh telah memperoleh semua manfaat dari vitamin tersebut, kelebihan vitamin C akan dikeluarkannya melalui urin. Oleh sebab itu, walaupun dikonsumsi dalam jumlah besar, vitamin C biasanya tidak memberi manfaat ekstra bagi tubuh dan juga tidak membahayakan karena tidak dapat disimpan oleh tubuh.

2. Dosis Harian Vitamin C 75 mg

Badan memerlukan sekitar 75 miligram vitamin C per hari. Anda bisa mendapatkan nutrisi ini dari asupan makanan ataupun dengan mengkonsumsi suplemen. Dosis tertinggi yang dapat ditoleransi oleh orang dewasa tanpa menyebabkan dampak negatif seperti sakit perut atau diare adalah hingga 2,000 miligram. Jumlah lebih besar dari itu berpotensi menimbulkan gejala tidak nyaman semacam rasa mual dan gangguan pencernaan.

Baca Juga:  Jadi Tersangka Pembunuh Salim Kancil, Pak Kades Ini Terancam Mati

3. Kandungan vitamin C yang besar dari suplemen berbentuk permen

Bagaimana caranya agar seseorang memperoleh asupan vitamin C sebanyak 2,000 mg? Ini bisa dilakukan dengan mengambil suplemen penambah kekebalan tubuh atau vitamin berbentuk permen yang dapat dikunyah. Meskipun demikian, konsumsi vitamin C dalam jumlah besar ini bisa menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan.

Anda pun dapat meminum vitamin C dengan jumlah besar saat tidak melihat petunjuk pada suplemen terlebih dahulu. Khususnya bila Anda menyantap suplemen yang memiliki kandungan ascorbic acid atau produk berkaroten tinggi akan vitamin C.

4. Vitami C dan Batu Ginjal

Di samping masalah dengan sistem pencernaan, beberapa pakar juga mengindikasikan adanya kaitan antara konsumsi vitamin C dan pembentukan batu ginjal. Sebuah studi menyatakan bahwa asupan vitamin C dalam jumlah besar bisa memperbesar peluang terjadinya batu ginjal hingga dua kali lebih banyak di kalangan pria. Sementara itu, sebuah penelitian yang berbeda tidak mendeteksi adanya hubungan apa pun antara penggunaan vitamin C dan munculnya batu ginjal pada wanita.

Baca Juga:  Hasil Tes Sucofindo Ada Unsur Plastik di Beras, Temuan BPOM Beda

Ahli kesehatan mengatakan bahwa sebagian besar batu ginjal terdiri dari calcium oxalate. Oleh karena itu, banyak yang percaya bahwa oxalat pada suplemen vitamin C bisa memicu pembentukan batu ginjal.

5. Namun, oksalat bisa juga diperoleh dari sukrosa.

Namun, pertimbangkan kembali poin sebelumnya bahwa asupan vitamin C berlebih yang tidak dipakai oleh tubuh akan dikeluarkan melalui urine. Jadi, vitamin C harusnya tak menimbulkan masalah di dalam tubuh. Dokter pun mengingatkan bahwa oksalat yang terbentuk dari vitamin C mungkin saja bermula dari fruktosa atau penambah buatan dalam suplementasi tersebut.

Jika kondisinya sudah demikian, tidak ada salahnya kok bertanya kepada dokter tentang komposisi suplemen vitamin yang Anda minum agar terhindar dari efek samping bagi kesehatan, Bela.

6. Vitamin C baik dan aman bagi kesehatan tubuh

Secara umum, vitamin C sangat aman bagi kesehatan tubuh. Berita bagusnya lagi, individu yang mengonsumsi vitamin C melalui sumber makanan alami akan memperoleh jumlah nutrisi sesuai kebutuhan tubuh mereka. Yang disebut sebagai sumber makanan alami di sini adalah buah dan sayur-sayuran. Beberapa jenis buah seperti jeruk serta berbagai macam selada dan stroberi bisa menjadi pilihan terbaik dalam menyediakan suplai vitamin C yang bermanfaat tersebut.

Baca Juga:  DAMRI Operasikan Rute Langsung Yogyakarta - Bogor

7. Tidak masalah untuk memakan vitamin C dari suplemen

Dokter menyarankan agar meminum suplemen vitamin ekstra apabila asupan makananmu tidak mencapai 3-4 porsi per hari. Ini karena kekurangan tersebut dapat menyebabkan tubuhmu tak mendapat jumlah vitamin C yang dibutuhkan.

Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan suplemen vitamin tetapi perlu memperhatikan petunjuk pada kemasannya. Karena ada risiko overdosis vitamin C jika Anda sudah mendapatkan nutrisi ini dari sumber lain seperti minuman vitamin C atau multivitamin.

Berikut adalah dampak dari konsumsi berlebihan vitamin C. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa mengonsumsi jumlah vitamin C yang melebihi batas aman dapat memicu masalah pada sistem pencernaan dan membuat perut terasa pusing. Selain itu, beberapa studi juga telah mendemonstrasikan bahwa asupan tinggi vitamin C berkaitan dengan peningkatan kemungkinan pembentukan batu ginjal.

Meskipun begitu, penting untuk diketahui bahwa vitamin C adalah jenis vitamin yang dapat larut dalam air; akibatnya, sisa dosis yang tidak digunakan oleh tubuh akan dikeluarkan secara langsung melalui urine. Sekarang pertanyaannya, apakah Anda sudah memenuhi kebutuhan harian vitamin C Anda hari ini, Bela?




About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.