Doa Penting Sebelum Memulai Kajian Al-Qur’an

by -105 views
by
Doa Penting Sebelum Memulai Kajian Al-Qur’an

Ramadan merupakan bulan yang dipenuhi dengan berkat, di mana semua bentuk ibadah mendapatkan ganjaran yang berkali-kali lipat.

Salah satu ibadah yang sangat disarankan pada masa berkah ini adalah mengkhatamkan Al-Qur’an, buku suci yang merupakan panduan utama dalam kehidupan orang Muslim.

Sebelum Anda mulai mengaji Al-Quran, ada sebuah praktik utama yang sering kali dilupakan, yakni berdoa.

Sholawat sebelum membaca Al-Quran bukan hanya serangkaian kalimat, namun merupakan ritual pembersihan jiwa dan doa supaya Allah memperlihatkan kebijaksanaan dalam setiap verset yang kita baca.

Berikutnya, apa saja doa-doa yang disarankan sebelum memulai membaca Al-Quran?


telah merangkum

doa sebelum membaca Al-Qur’an

yang dapat dilakukan.

1. Kenapa perlu mengucapkan doa terlebih dahulu sebelum memulai membaca Al-Qur’an?

Mengamalkan sholawat sebelum memulai bacaan Al-Qur’an mengandung berbagai pahala, termasuk sebagai berikut:

  • Mengharapkan berkah supaya pembacaan Al-Quran semakin memiliki arti yang dalam.
  • Mengajukan pertolongan untuk melindungi diri dari godaan setan yang mungkin merintangi pengertian kita.
  • Meraih kesejukan batin untuk dapat berkonsentrasi dengan baik saat membacakan dan menginterpretasikan kitab-kudus.
  • Memperkuat memori sehingga ayat-ayat yang dibaca akan lebih mudah untuk dihafal dan diterapkan.

2. Sholawat sebelum mengaji Al-Qur’an

Berikut ini merupakan beberapa doa yang dapat diucapkan sebelum memulai pembacaan Al-Quran:


a. Permintaan Proteksi Melawan Iblis

Allah sudah menginstruksikan kita agar berlindung dari setan sebelum membacakan Al-Quran seperti yang terdapat di Surah An-Naal ayat 98.

Maka bila engkau membaca Al-Qur’an, mintalah perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkena pelaknat-Nya.


Jika kamu membaca Al-Qur’an, mintalah perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.

Artinya: “Jika kalian sedang mengaji Al-Quran, sebaiknya kalian minta pertolongan Allah untuk melindungi diri dari setan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98)


Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.


A’udzu billahi minasy-syaithanir rajiim.

Artinya: “Saya berteduh di balik perlindungan Allah dari setan yang tertolak.”

Ya Allah, bukakan bagi kami hikmah-Mu dan curahkanlah rahmat-Mu kepada kami, wahai Yang Maha Berkuasa dan Penuh Kemurahan Hati.



Ya Allah bukakanlah kami dan limpahkanrahmat-Mu atas kamidan berikan kemudahan bagi kami. Ya Tuhan Yang Maha Agung dan Terpuji, ampunilah dosa-dosa kami.

Maknanya: “Ya Tuhan, berikanlah kepadaku hikmah-Mu, luaskanlah bagianku anugerah-Mu, daningatkannya hal-hal yang telah kutinggalkan. wahai Engkau Yang Mahabesar dan Mahatinggi.”


b. Berdoa Minta Keringanan dan Pengertian


Ya Allah, berikan manfaat kepadaku dengan ilmu yang Engkau ajarkan dan ajarilah aku hal-hal yang bermanfaat bagiku serta tambahkanlah pengetahuanku. Segala puji bagi Allah dalam setiap kondisi dan aku bertedih kepada Allah dari sifat-sifat orang-orang neraka.


Allahumma berikanlah aku manfaat dari apa yang telah Engkau ajarkanku dan ajarkanlah kepadaku hal-hal yangbermanfaat bagiku serta tambahkanlah ilmu padaku. Segala puji bagi Allah dalam setiap kondisi, dan aku berteduh kepada-Nya dari nasib orang-orang di neraka.

Artinya: “Ya Tuhan, anugerahkanlah kepadaku faedah dari ilmu yang telah Engkau ajarkan ke padaku, ajarilah aku ilmu yang menguntungkan untukku, dan tingkatkanlah pengetahuanku. Setiap syukur disampaikan kepada Allah di segala kondisi. Aku bertawakal kepada Allah terhadap nasib orang-orang yang tertimpa azab neraka.”

Baca Juga:  Gallo Pinto, Sarapan Warga Costa Rica Untuk Umur Panjang


c. Berdoa agar Kecermatan Membacanya Lancar


Ya Allah, buatlah Al-Qur’an dalam hati saya menjadi cahaya, di lidahku menjadi cahaya, dalam penglihatanku menjadi cahaya, dan dalam pendengaranku menjadi cahaya.


Allahummajadikanlah Qur’an menjadi cahaya dalam hatiku, jadikanlah ia sebagai terang di lidahku, jadikanlah pula menjadi sinar dalam penglihatanku dan jadikanlah juga menjadi terangan dalam pendengarku.

Artinya: “Ya Tuhan,jadikankan Al-Qur’an menjadi penerang di hati saya, lidah saya, pandangan saya, serta telinga saya.”

3. Sholawat setelah membaca Al-Quran

Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an danjadikanlah ia sebagai pemimpin serta cahaya, petunjuk dan karunia bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku akan apa yang telahku lupakan dari Al-Qur’an itu, ajarkanlah aku tentang hal-hal yang belum kauami darinya, beriaku rezeki untuk membacanya di waktu-waktu malam dan ujung-ujung siang, dan jadikannya bukti bagi ku ya Tuhan semesta alam.



Ya Allah, berilah rahmat kepadaku dengan Al-Qur’an. Jadikanlah ia bagiku sebagai pemimpin dan terang dalam hidupku serta menjadi petunjuk dan belas kasihan-Mu. Ya Allah, ingatkan aku akan hal-hal yang telah kutinggalkan dari Al-Qur’an dan ajarkan aku apa pun yang belum kuketahui. Berilah rezeki paduku untuk membacanya di malam hari dan membuatnya menyenangkan saat dibaca pada siang hari. Dan jagalah aku dengannya, wahai Tuhanku bagi semua alam.

Artinya: “Ya Allah, berkatilah saya melalui Al-Quran. Sediakanlah ia menjadi panduanku, sinar, arahan, serta kesejahteraan bagi diri saya. Ya Allah, tegurlah saya mengenai hal-hal yang telah luput dari memori saya. Ajarkanlah saya tentang pengetahuan-penetahuan baru dalamnya. Anugerahkanlah kepada saya kesempatan untuk merenungi teks tersebut di penghujung malam maupun pada waktu siangan. Terimalah permintaan ini agar ia dapat mendidik saya, wahai Raja segala alam.”

4. Keutamaan membaca Al-Qur’an

  • Menjadi Manusia yang Terbaik

    Dari Usman bin Affan RA, Nabi Muhammad SAW pernah berkata:

Dari Uthman bin Affan radhiyallahu ‘anh, beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda, “Orang terbaik di antara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarinya.” Riwayat Bukhari.

“Yang terbaik di antara kamu adalah orang-orang yang mempelajari Al-Qur’an dan menyampaikan ilmunya.” (HR. Bukhari)

  • Ditemani Para Malaikat

    Dari Aisyah radiallahu ‘anha, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasalam berucap:

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda, “Orang yang membaca Al-Quran dengan fasih akan berada di sisi malaikat-malaikat mulia dan suci.” Sabda ini telah disepakati kebenarannya.

“Siapa yang menghafalkan Al-Quran dengan lancar akan berada di sisi para malaikat yang saleh dan tunduk pada kehendak Allah.” (HR. Bukhari Muslim)

  • Mendapatkan Pahala Ganda

    Walaupun belum lancar saat membacakan Al-Quran, seseorang akan tetap menerima dua ganjaran dari Allah. Baginda Rasululloh SAW pernah berucap:

Dan dia yang membaca Al-Qur’an dan berbenturan dengannya, padahal itu sulit baginya akan mendapat dua pahala.” Hal ini telah disepakati oleh para ahli.

“Siapa pun yang membacakan Al-Quran dengan terbata-bata serta merasakan kesulitannya masih akan mendapatkan dua balasan baik.” (HR. Bukhari Muslim)

  • Terendapkan Dalam Ketentraman Serta Diayomi Malaikat

    Menurut hadits yang diperkenalkan oleh Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW pernah berkata:

Dan tidak akan berkumpul orang-orang dalam satu rumah dari rumah-rumah Allah yang membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya bersama-sama di antara mereka kecuali kemudian ketenangan turun menghampiri mereka, rahmat menaungi mereka, para malaikat mendekati mereka, serta Allah menyebutkan mereka di tengah-tengah kaum-Nya. Hal ini diriwayatkan oleh Muslim.

“Bila sejumlah orang berhimpun di sebuah rumah Allah (mesjid) guna membaca serta mengkaji Al-Qur’an, niscaya merekapun bakal dikaruniakan kedamaian, dibelai rahmat, terlindungi oleh para malaikat, dan nama mereka pun akan disebutkan kepada ciptaan Allah.” (HR. Muslim)

  • Terhindar dari Sifat Dengki

    Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW pernah berkata:

Diceritakan oleh Ibn Umar radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam, beliau bersabda: “Tidak ada iri hati kecuali dalam dua hal; yaitu seorang laki-laki yang diberikan Allah Al-Quran dan dia mengamalkannya di waktu malam dan siang, serta seorang lainnya yang diberikan harta karunia oleh Allah kemudian ia menafkuskannya pada waktu malam maupun hari.” Sabda ini diriwayatkan secara sahih.

“Cemburu tidak dibenarkan kecuali terhadap dua kelompok orang: yaitu seseorang yang ditakdirkan memiliki kemampuan dalam membaca Al-Quran dan menjalaninya sepanjang hari dan malam, serta seseorang yang diberkahi dengan hartanya oleh Allah dan menyumbangkan rezekinya untuk kemaslahatan pada waktu siang dan malam.” (Muttafaq ‘alaih)

5. Tata cara membacakan Al-Quran dengan benar

  1. Berwudhu Terlebih Dahulu

    Sebelum mengaji Al-Quran, lebih baik melakukan wudhu terlebih dahulu guna memastikan diri dalam kondisi suci, sesuai dengan ayat yang diturunkan Allah SWT:


    Sebenarnya Al-Qur’an ini merupakan pembacaan yang sangat agung, dalam kitab yang terlindungi (Lauhul Mahfudz), hanya para hamba yang telah diberkatilah yang dapat mengaksesnya.

    (QS. Al-Waqi’ah: 77-79)

  2. Membaca Dengan Kepada Yang Suci

    Membaca Al-Quran harus dijalankan dengan niati yang ikhlas kepada Allah SWT, bukannya untuk menunjuk-nunjukkan atau ambisi dunia.

  3. Menjelajahi Lokasi yang Rapih dan Sunyi

    Direkomendasikan untuk mengaji Al-Qur’an di area yang bersih dan hening supaya dapat lebih terkhusus dalam menafsirkan serta menyimak pesan-pesannya.

  4. Menghadap Kiblat

    Membaca Al-Quran menghadap ke arah Kiblat adalah tanda penghargaan, walaupun tidak menjadi sebuah kewajiban.

  5. Membaca Dengan Tartil Dan Tajwid Yang Benar

    Allah SWT berfirman:

    وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا


    “Bacakan Al-Qur’an dengan perlahan dan jelas.” (QS. Al-Muzzammil: 4)

  6. Membaca Ta’awudz dan Basmalah

    Sebelum mengajarkan atau memulai pembacaan Al-Qur’an, disarankan untuk menyebut:

    أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيطانِ المَرِيدِ (A’udzubillahiminash-shyaitonil mardi)

    Dan diikuti dengan بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْмَٰنِ الرَّحِيمِ (Bismillahirrahmanirrahim) di awal surah selain Surat Al Taubah.

  7. Merenungi dan Mengamalkan Isinya

    Bukan sekadar membacanya, namun juga menangkap esensi dan menerapkan pengajaran dari Al-Qur’an dalam keseharian.

  8. Membacakan dengan Suara Menawan tanpa Perlu Terlalu keras

    Rasulullah SAW bersabda:


    “Suarakanlah bacaan Al-Qur’an dengan lebih indah.” (HR. Abu Dawud)

    Tetapi, jangan membacanya dengan suara yang terlalu tinggi sehingga menganggu orang di sekitar Anda.

  9. Jangan Potong Bacaan Asal-Asalan

    hindari mengakhiri bacana di tengah paragraf tanpa ada alasannya yang masuk akal. jika harus berakhir, pastikan itu terjadi di penghujung kalimat atau di posisi yang sesuai.

  10. Memuliakan dan Merawat Mushaf Al-Qur’an

    Jangan menaruh Al-Qur’an di area yang kotor, di lantai, atau dalam posisi terbalik. Lebih baik menyimpannya di suatu tempat yang pantas dan bersih.

Baca Juga:  Lokasi SIM Keliling Indramayu 21 Juli 2025, Tukdana dan Sekitar Jembatan Bangkir

6. Keuntungan mengamalkan dzikir sebelum mempelajari Al-Qur’an

Mengadaptasi diri agar selalu mengamalkan pembacaan doa terlebih dahulu sebelum memulai membaca Al-Quran memberikan berbagai kebaikan, termasuk:

  • Mempertahankan konsentrasi pada waktu mengaji kitab suci.
  • Memperoleh rintangan terhadap roh jahat yang dapat mengacaukan fokus.
  • Menambah pengetahuan tentang arti dari vers-vers Al-Quran.
  • Meningkatkan kesejahteraan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Membuat hati menjadi lebih hening dan terkendali.

7. Saran untuk tetap konsisten dalam mengamalkan dzikir sebelum memulai pembacaan Al-Qur’an


Berikut ini adalah beberapa saran untuk mengenalkan diri pada kebiasaan membaca doa sebelum memulai bacaan Al-Quran:

1. Mulailah dengan konsisten.

2. Pilih waktu dan tempat yang tenang.

3. Ulangi kalimatnya hingga terhafal.

4. Ajak keluarga atau teman ikut serta.

Semoga hal-hal tersebut dapat membantu Anda dalam proses belajar.

  • Simpanlah nota doa berdekatan dengan mushaf Al-Qur’an untuk memudahkan penghafalan.
  • Rancang jadwal untuk membaca Al-Qur’an dengan teratur agar berdoa menjadi suatu kebiasaan.
  • gunakan program Al-Qur’an elektronik yang menawarkan fungsi peringatan sholat sebelum Anda memulai pembacaan.
  • Berikan pengetahuan kepada keluarga ataupun sahabat untuk mendapatkan inspirasi yang lebih besar dalam menerapkan rutinitas tersebut.
Baca Juga:  Pria Bandung Diamankan di Cirebon, Ratusan Obat Keras Disita Polisi

Menyebutkan doa sebelum menghafalkan Al-Qur’an merupakan tindakan penting untuk memperoleh pelindungan, berkat, serta pengertian yang lebih mendalam tentang kitab suci tersebut.

Di samping itu, mengamalkan etika sebelum dan ketika membaca Al-Quran dapat meningkatkan rasa khusyu dalam beribadah. Mudah-mudahan ini memberi manfaat!

  • Daftar Surah-surah Singkat Juz 30 Al-Qur’an
  • Berikut Adalah Riwayat Turunnya Al-Quran yang Penting Untuk Dikisahkan Kepada Buah Hati Anda
  • 7 Metode untuk Mengajarkan Anak Hafalkan Al-Qur’an

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.