JABARMEDIA – Kejadian premanisme kembali terjadi di pasar tumpah di Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat dan terekam dalam video yang kemudian menjadi viral di media sosial tentang preman Rawalumbu. Dalam video tersebut, seorang pria berkaos merah bersama temannya berkaos hitam diduga sebagai preman yang mengganggu pedagang sayur-mayur. Mereka mengancam dan mengobrak-abrik dagangan pedagang tersebut, meminta agar lapaknya ditutup.
Pedagang sayur yang merupakan emak-emak mencoba untuk menghentikan aksi preman tersebut dengan nada miringis, namun tidak berhasil. Mereka terpaksa berjanji untuk menutup lapak dagangannya agar preman tersebut meninggalkan tempat itu. Setelah beberapa lama, kedua preman itu akhirnya pergi meninggalkan lokasi.
Kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut dengan langsung menangkap kedua preman yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban di lingkungan pasar harus menjadi prioritas bagi seluruh pihak terkait. Baik pedagang, pengunjung, maupun aparat keamanan. Dengan kebersamaan dan kesadaran bersama, diharapkan kasus premanisme seperti ini tidak akan terjadi lagi di masa depan. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban bersama demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Jangan sampai terjadi lagi seperti preman di Rawalumbu Bekasi, Jawa Barat.









