Setelah menunaikan shalat Idul Fitri, Presiden Prabowo Subianto menyelenggarakan acara buka puasa terbuka di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Di tempat kejadian, diperhatikan bahwa beberapa petinggi instansi negara serta menteri dari Kabinet Merah Putih menghadiri Istana Kepresidenan guna berbincang-bincang dengan Prabowo.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di tempat tersebut bersama istrinya, Selvi Ananda, serta kedua putranya, Jan Ethes dan La Lembah. Sebelumnya, Gibran dan keluarganya melaksanakan salam kepada Prabowo.
Setelah bertemu dengan Gibran dan keluarganya, Prabowo menggandeng tangan Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla, serta istrinya, Mufidah Kallas. Setelah itu, ia sempat bercakap-cakap singkat dengan JK dan Mufidah Kalla sebelum melanjutkan silaturahminya dengan para pejabat yang ada di sana.
Beberapa pejabat lain yang telah mengunjungi dan merayakan lebaran dengan Prabowo meliputi Menko Polhukam Budi Gunawan, Menteri HAM Natalius Pigai, serta Menko PMK Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama istrinya.
Turut hadir juga Luhut Binsar Pandjaitan bersama istrinya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang berserta keluarganya, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama keluarganya.
Bukan hanya itu saja, Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut hadir di acara tersebut. Di sertai oleh putranya sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta adiknya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) bersama dengan keluarga mereka masing-masing, SBY dan keluarganya tampil serasi mengenakan pakaian warna biru.
Bukan hanya demikian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Gubernur DKI Pramono Anung juga turut hadir.
Saat Titiek dan Didit Bertaubat bersama Prabowo di Istana Merdeka
Prabowo yang mengenakan jaket abu-abu nampak sedang menyapa para tamu undangan guna bertemu dan silaturahmi. Sebelumnya, Prabowo telah menyambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta istrinya, Selvi Ananda, dan kedua putranya, yaitu Jan Ethes dan Le Lembah.
Selanjutnya, Prabowo menyambut Wakil Presiden ke-10 dan juga yang ke-12 yaitu Jusuf Kallas bersama dengan istrinya Mufidah Kalla.
Setelah berbicara singkat dengan JK, tidak lama setelah itu masuk putra Prabowo Didit Hediprasetyo beserta dengan Titiek Soeharto.
Didit yang menemani Titiek berjalan menuju Prabowo dan bersalaman dengannya. Sesudah salaman dengan Prabowo, Titiek segera pergi ke ruang lain, sedangkan Didit tetap menyertainya saat Prabowo bertemu dan bermusyawarah dengan para petinggi lainnya.
Beberapa petinggi pemerintahan menghadiri kunjungan silaturahmi dengan Prabowo. Termasuk di dalamnya adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Luhut Binsar Pandjaitan, serta Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Saat Open House di Istana, Detik Ketika Didit Berperan Sebagai Fotograf Tiba-tiba Prabowo
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga didampingi oleh putranya, Didit Hadiprasettyo. Beberapa petinggi nampaknya bertukar ucapan ramah sambil sesekali bercanda dengan Prabowo, yang memakai kemeja lengan pendek warna kelabu.
Terdapat saat-saat seru di acara itu ketika Didit secara mendadak berperan sebagai fotografer spontan untuk memotret para tamu dengan ayahnya.
Didit tampak sigap menyatakan dirinya sebagai fotografer darurat bila ada pejabat yang mau berfoto bersama Prabowo. Tindakan serupa pun diambil oleh Didit saat Wamen Komdigi, Angga Raka Prabowo, berkunjung ke rumah Prabowo bersama keluarganya dalam rangka silaturahmi.
Angga tampak membungkuk hormat kepada Prabowo sebelum mereka bersua secara akrab. Selanjutnya, Didit dengan sukarela menggenggam ponsel Angga guna mengabadikan momen saat Angga beserta keluarganya bertemu dengan Prabowo dalam sebuah fotografi.
Ketika Tamu Berkebutuhan Khusus Menghadiri Acara Terbuka di Istana dan Meminta Pertemuan dengan Prabowo untuk Menemukan Anaknya
Warga penyandang disabilitas diberi kehormatan khusus saat perayaan Lebaran kali ini. Dia terpilih sebagai salah satu undangan dalam acara buka puasa bersama dengan Presiden Prabowo di Istana Negara pada hari pertama Idul Fitri, yakni Senin (31/3).
Seorang wanita bernama Hana memiliki tujuan tertentu yang dia inginkan untuk disampaikan kepada pemimpin nasional selama acara buka pintu rumahnya. Dia berdoa agar Prabowo dapat mendukung pertemuannya dengan putranya yang tinggal di sebuah yayasan penitipan anak.
“Sebenarnya tujuan saya datang bukan hanya untuk acara pembukaan rumah, tapi juga ingin menyampaikan beberapa ucapan kepada Bpk. Presiden,” ujar Hana sambil menahan air matanya ketika diwawancarai oleh JABARMEDIA.
Hanya Hana yang bersedia mengantri demi bertemu Prabowo dan mengaku bahwa dirinya harus berpisah dari anaknya akibat masalah keuangan.
“Terkadang aku merasakan kesedihan hidup di Jakarta, terutama saat mencari pekerjaan itu susah payah, mereka selalu menginginkan orang yang masih muda, berpendidikan tinggi, dan cantik. Lantas bagaimana dengan kita-kita semua seperti diriku?” tuturnya.
Ketika Prabowo Memilih Berinteraksi Secara Langsung dengan Warga yang Antri dalam Acara Open House di Istana
Adegan menarik terjadi ketika Presiden Prabowo Subianto membuka Istana Kepresidenan bagi acara buka puasa pada tahun 2025. Sebelumnya, ia menyambut para pejabat dan warga di dalam Ruang Merdeka, namun kali ini dia lebih memilih untuk mendekati masyarakat secara langsung.
Prabowo yang ditemani oleh anaknya Didit Hediprasetyo mengendarai mobil golf menuju tenda besar yang telah disiapkan sebagai area pertemuan bagi warga.
Setibanya di tenda, kehadiran Prabowo menyemarakkan semangat warga. Warga nampak begitu bergairah untuk bertemu langsung dan berbincang dengan Prabowo.
Prabowo tampak bergerak perlahan mendekati barisan warga yang berdiri rapi. Dia juga tidak segan menanggapi ajakan untuk berswafoto dengan para pendukungnya.
Seorang penduduk bernama Andi menyatakan telah mengantri untuk memasuki Istana setelah menunaikan salat Idul Fitri. Dia juga mengajak serta keluarganya.
“Rencananya untuk bertemu presiden pada acara open house. Pertama kali Bapak Prabowo menjadi presiden,” jelasnya, Senin (31/3).
Prabowo pun tampak mengobrol singkat dengan beberapa warga. Ia bahkan kelihatan gembira saat menyaksikan masyarakat yang datang bersama buah hatinya, terutama mereka yang memiliki bayi atau toddlers.
Ketika Prabowo Ditunggu Menari Velocity Oleh Jurnalis Istana
Terdapat insiden yang menghibur antara Presiden Prabowo Subianto dengan jurnalis istana ketika Istana Kepresidenan membuka pintunya dalam acara open house.
Setelah bertemu langsung dengan warga dan berbincang-bincang dengan mereka, Prabowo kemudian kembali ke dalam ruang kredensial Istana guna melakukan silatuhrami serta memotret bersama para jurnalis Istana pada hari Senin (31/3).
Setelah mengambil gambar bersama, jurnalis istana menanyakan kepada Prabowo untuk melakukan gerakan tarian Velocity yang belakangan ini menjadi populer di TikTok.
“Kecepatan, Pak. Kecepatan, Pak,” kata sang jurnalis.
Sejumlah jurnalis setelah itu memperagakan teknik Velocity. Prabowo kelihatan sedang meniru pergerakan tangan yang ditunjukkan oleh para jurnalistik tersebut.
“Saya ikut,” ujar Prabowo sambil meniru gestur tangan sang jurnalis.
Setelah mencoba gerakan Velocity, Prabowo langsung pamit. Sebelum pamit, Prabowo sempat menandatangani kaus yang diminta seorang wartawan.
Prabowo menutup kunjungan ke wartawan Istana dengan melakukan gerakan seni bela diri khasnya.
Kebahagiaan Driver Ojek Online Dipanggil Prabowo Untuk Sertafikatan Halal Bihalal di Istana
Pengendara ojek online (ojol) juga ikut serta dalam acara open house yang diselenggarakan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Senin tanggal 31 Maret. Ternyata, sebagian dari mereka telah diajak datang langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Wulan, seorang driver ojek online wanita, menyampaikan hal tersebut saat tiba di istana bersama beberapa driver ojek online wanita lainnya. Mereka semua hadir memakai jaket seragam ojek online yang berwarna hijau khas.
“Alhamdulillah dipanggil oleh Bapak Presiden. Itu merupakan suatu kehormatan,” kata Wulan.
Lebih jauh lagi, kata Wulan, Prabowo setuju untuk menyediakan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojek online. Dia berharap supaya pengemudi ojek online mendapat perhatian yang lebih di masa datang.
“Semoga harapan kami terkabul, semoga sang presiden dapat menghargai dan mempedulikan kesejahteraan warga negaranya,” ujarnya.
Pengendara ojek online yang lain, yaitu Alam dan Agus, merasakan kegembiraan karena bisa berjumpa langsung dengan Prabowo untuk kali pertama.
“Wah, sangat senang rasanya. Momen perdana ini benar-benar tidak boleh dilewatkan, apalagi di masa pak Prabowo,” ujar Alam dan Agus.

















