JABARMEDIA
Memahami tanda-tanda diabetes amat vital guna menghentikan penyebarannya menjadi semakin berat.
Diabetes muncul saat tingkat glukosa dalam darah pada keadaan fasted melebihi 126 miligram per desiliter (mg/dl).
Jika sudah menderita diabetes, Anda bisa mengalami gejala, seperti mudah lapar, kelelahan, haus berlebihan, dan lainnya.
Bukan hanya itu, apabila diabetes tidak dideteksi atau ditangani secara efektif, risiko Anda untuk menghadapi beberapa komplikasi seperti penyakit jantung, kerusakan pada sistem saraf, serta kondisi-kondisi lainnya akan meningkat.
Oleh karena itu, diabetes diberi julukan sebagai ”
mother of all diseases
“.
Sayangnya, diabetes merupakan salah satu penyakit tidak menular kronis yang meningkat setiap tahunnya.
Menurut data dari
International Diabete Federation
(IDF), Indonesia menduduki peringkat kelima negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak dengan 19,5 juta penderita pada 2021 dan diprediksi akan menjadi 28,6 juta pada 2045.
Selanjutnya, artikel ini akan menunjukkan berbagai gejala diabetes yang sering kali muncul, sehingga Anda bisa mewaspadainya.
Apa saja gejala diabetes?
Dikutip dari
WebMD
, berikut tanda-tanda diabetes yang sering kali muncul:
-
Meningkatnya rasa lapar
Tubuh merubah makanan yang Anda konsumsi menjadi glukosa (senyawa gula paling sederhana).
Insulin berfungsi mengantar glukosa supaya dapat diserap oleh sel-sel dalam tubuh dan kemudian diubah menjadi sumber energi.
Penderita diabetes biasanya tidak memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, sama sekali tidak memproduksinya, atau sel-sel dalam tubuh menolak insulin.
Sehingga, rasa lapar ekstra timbul sebagai tanda diabetes.
-
Kelelahan
Kekurangan insulin dan glukosa juga dapat menimbulkan gejala diabetes berupa rasa lelah lebih dari biasanya.
-
Sering buang air kecil
Umumnya, seseorang memerlukan kamar mandi kecil antara empat sampai tujuh kali selama 24 jam.
Pada penderita diabetes, kebutuhan buang air kecil akan lebih sering.
Itu terjadi karena tubuh mencoba menghilangkan sisa glukosa yang berlebih di dalam darah.
-
Sering haus
Ini adalah gejala diabetes yang sangat umum selanjutnya.
Kehausan sering kali disebabkan oleh keperluan tubuh akan lebih banyak cairan guna menghasilkan volume urin yang lebih besar.
-
Mulut kering
Sebab tubuh Anda mengonsumsi cairan untuk menciptakan urin, maka jumlah cairan yang tersedia untuk keperluan lain menjadi lebih sedikit.
Akibatnya, Anda bisa mengalami gejala diabetes berupa dehidrasi dengan mulut terasa kering.
-
Kulit kering dan gatal
Kekurangan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan kulit menjadi kering.
Kulit yang kering dapat menyebabkan timbulnya sensasi gatal.
-
Penglihatan kabur
Fluktuasi konsentrasi cairan dan glukosa di dalam tubuh bisa membuat lensa mata mengembang.
Bentuk lensa menjadi bermasalah dan tak bisa mengkonsentrasikan gambar dengan baik.
-
Penurunan berat badan yang terjadi tanpa sengaja
Apabila tubuh Anda tak dapat memperoleh energi dari asupan makanan, maka tubuh akan mengurai otot serta lemak sebagai alternatifnya.
Sehingga, penderita diabetes bisa kehilangan berat badan, meskipun tidak diet.
-
Sakit kepala
Jika Anda menderita diabetes, Anda bisa juga mengalami gejala berupa sakit kepala.
Gejala diabetes ini sering kali terjadi ketika penderita diabetes memiliki kadar gula darah rendah atau hipoglikemia.
Demikianlah sejumlah gejala diabetes yang perlu Anda waspadai.
Apabila mengalami tanda-tanda tersebut, sebaiknya konsultasikan diri ke dokter dan lakukan pemeriksaan tingkat glukosa dalam darah.







