JABARMEDIA – Pemerintah Kabupaten Bogor bertindak cepat menangani longsor di dua wilayah vital, Nanggung dan Jasinga. Langkah ini menindaklanjuti arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Tujuannya adalah memastikan mobilitas warga tidak terganggu dan keselamatan pengguna jalan terjamin. Longsor menutup akses jalan Malasari–Nirmala di Nanggung dan ruas Jasinga–Koleang di Kecamatan Jasinga. Kejadian ini sempat menghambat aktivitas harian warga setempat.
Berdasarkan informasi dari Diskominfo, tim di lapangan telah memulai penanganan di Nanggung sejak malam hari. Instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk ‘gerak cepat’ terus dioptimalkan. Rencananya, alat berat akan segera diturunkan pada esok hari. Ini bertujuan mempercepat evakuasi material longsor. Diharapkan akses jalan Malasari–Nirmala dapat pulih secepatnya. “Kami instruksikan seluruh tim untuk bergerak cepat. Pastikan akses jalan yang tertutup longsor segera dibuka kembali. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Penanganan Jalur Rawan Longsor di Jasinga
Selain Nanggung, jalur Jasinga–Koleang di Kecamatan Jasinga juga mendapat perhatian serius. Tebing tinggi di sisi jalan tanpa tembok penahan tanah menimbulkan potensi bahaya besar. Risiko longsor meningkat karena sisi jalan lainnya juga berbatasan dengan tebing. Kondisi ini menjadi fokus Pemkab Bogor untuk penanganan preventif.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengambil tindakan di titik rawan longsor Jasinga–Koleang. Sebanyak 20 personel diterjunkan untuk bekerja intensif di lokasi. Mereka berupaya keras memastikan keamanan jalur. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan mencegah longsor susulan. Pemkab Bogor mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat melintasi jalur rawan longsor. Patuhi juga arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama dan kelancaran arus lalu lintas.








