JABARMEDIA – Pemerintah Desa Bojong Rangkas sukses menggelar Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) pada Jumat, 12 Juni 2026. Acara penting ini berlangsung di aula desa. Fokus utamanya adalah menyepakati perubahan Petunjuk Teknis (Juknis) dan menetapkan prioritas kegiatan pembangunan pedesaan untuk tahun anggaran 2026.
Langkah ini memastikan transparansi, akuntabilitas, dan kesesuaian regulasi. Ini penting untuk penggunaan alokasi dana desa. Pembangunan mencakup infrastruktur pedesaan, seperti pembukaan, betonisasi, atau pengaspalan jalan desa. Program non-infrastruktur juga disertakan, sesuai rancangan Peraturan Bupati (Perbup).
Pagu dana dari Pemkab Bogor kini Rp1,5 miliar per desa, naik dari Rp1 miliar. Kenaikan ini mendesak penyesuaian regulasi. Tujuannya agar proses pembangunan berjalan lebih cepat dan terstruktur.
Kesepakatan dan Prioritas Program Pembangunan
Kepala Desa Bojong Rangkas, Iding, menjelaskan kepada awak media mengenai urgensi kegiatan MUSDESUS tersebut. “Alhamdulillah pada hari ini kami sudah melaksanakan musyawarah desa khusus atau MUSDESUS untuk bantuan keuangan khusus akselerasi pembangunan pedesaan tahun anggaran 2026,” ujarnya.
Giat MUSDESUS dihadiri oleh BHABINKAMTIBMAS, BABINSA, lembaga desa, BPD, Karang Taruna, dan BUMDES. Turut hadir LPM, PKK, perwakilan kampung ramah lingkungan, kader POSYANDU RT/RW, KADUS, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Iding menambahkan bahwa hasil dari musyawarah tersebut telah mencapai kesepakatan bersama terkait program-program prioritas. “Dalam hal ini dari kegiatan MUSDESUS tadi sudah disepakati bersama, ini ada penyerapan program,” pungkas Iding. Program-program yang disepakati meliputi:
- Pembangunan Dayeuh Pajajaran
- Beasiswa sarjana untuk empat orang di semester kedua bagi warga Desa Bojong Rangkas
- Digitalisasi desa
- Pembangunan jalan poros desa
- Pemasangan bronjong
- Program BPJS
- Dukungan untuk Karang Taruna
- Pengembangan sarana keagamaan
Kesepakatan ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Bojong Rangkas di tahun 2026. Implementasi program-program ini akan diawasi ketat untuk memastikan hasilnya maksimal.







