Pemkab Bogor Turunkan Alat Berat Atasi Sampah di Kali Baru

by -
by
Pemkab Bogor Turunkan Alat Berat Atasi Sampah di Kali Baru

JABARMEDIA – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat turunkan alat berat untuk menangani tumpukan sampah yang menyumbat aliran Kali Baru di kawasan Jalan Raya Bogor–Jakarta, Cibinong, pada hari Jumat (10/7). Penanganan ini diawali dengan kegiatan korve serta menindaklanjuti aduan masyarakat, sehingga persoalan kebersihan lingkungan dapat ditangani secara cepat, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor bersama jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan, dan kelurahan, serta melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selain membersihkan aliran sungai, Pemkab Bogor juga melakukan penataan kawasan melalui pengecatan kanstin, trotoar, pembersihan sampah di sepanjang koridor Jalan Raya Bogor–Jakarta, hingga perbaikan sejumlah titik trotoar yang belum tersambung.

Implementasi Arahan Bupati Bogor

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor menyatakan bahwa seluruh kegiatan ini merupakan implementasi arahan Bupati Bogor agar seluruh perangkat daerah bergerak bersama memberikan pelayanan terbaik. Hal ini sekaligus menciptakan kawasan perkotaan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga:  Naratas Layer Farm Hadir di Ciamis, Bupati Dorong Pengembangan Peternakan Ayam dan Teknologi

“Sejak pagi kami melakukan beautifikasi berupa pengecatan kanstin, pengecatan trotoar, serta pembersihan sampah di sepanjang Jalan Raya Bogor. Semua hal yang membuat koridor Jalan Raya Bogor kurang estetik kami tata agar menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman,” ujarnya.

Saat melakukan peninjauan di lapangan, tim menemukan adanya sumbatan pada aliran Kali Baru akibat tumpukan sampah dalam jumlah besar. Berdasarkan hasil identifikasi, volume sampah diperkirakan mencapai sekitar 50 hingga 60 truk. Proses pengangkutannya diperkirakan akan berlangsung selama dua hingga tiga hari ke depan.

“Kami menemukan adanya sumbatan pada aliran Kali Baru akibat tumpukan sampah yang sangat banyak. Kami perkirakan diperlukan sekitar 50 hingga 60 truk untuk mengangkut seluruh sampah tersebut,” jelasnya.

Menurut Sekda, penanganan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), hingga Kementerian PU. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan lingkungan dan sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik di Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  KPK Dihukum Rp 100 Juta ke Koruptor, Hakim Agung Salah Menerapkan Hukum

Tanggung Jawab Bersama

Di samping upaya pemerintah, Sekda menegaskan bahwa menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengimbau masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai karena dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat di wilayah hilir.

“Air akan mengalir dari hulu hingga ke hilir. Kalau membuang sampah ke sungai, maka sampah itu juga akan terbawa sampai ke hilir,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga potensi Kabupaten Bogor.

“Mari bersama-sama mencintai Kabupaten Bogor. Potensi daerah ini sangat besar, namun apabila tidak dijaga oleh seluruh pihak tentu akan menjadi pekerjaan yang berat,” katanya.

Melalui penanganan sampah yang dilakukan secara intensif dan kolaboratif tersebut, Pemkab Bogor berharap aliran Kali Baru dapat kembali berfungsi optimal. Selain itu, diharapkan risiko banjir dapat diminimalkan. Serta kawasan Jalan Raya Bogor–Jakarta semakin bersih, tertata, indah, dan nyaman bagi masyarakat.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.