Api Mulai Membakar Lahan Kosong di Batibati, TRC BPBD Tanahlaut Tiba di Lokasi

by -183 views
by
Api Mulai Membakar Lahan Kosong di Batibati, TRC BPBD Tanahlaut Tiba di Lokasi

Lahan Bondong di Tala Rawan Kebakaran Akibat Cuaca Panas

Lahan bondong yang luas di wilayah Kecamatan Batibati dan Tambangulang, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai menunjukkan tanda-tanda kebakaran. Hal ini terjadi setelah suhu udara meningkat secara signifikan dalam beberapa hari terakhir. Warga setempat mengungkapkan bahwa sebelumnya telah terjadi kebakaran di lahan tersebut.

Lokasi yang sering menjadi titik api adalah sisi kanan jalan raya A Yani, jika dilihat dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin. Api muncul di lahan bondong yang berada di sekitar Desa Batibati, Kecamatan Batibati, dan hamparan tanaman bondong ini juga tersambung hingga ke Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, Aspi Setia Rahman, menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang meningkatkan pemantauan di lapangan karena cuaca yang semakin panas. Dua hari lalu, satu regu TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Tala turun ke lokasi bondong di Batibati. Lokasi yang disasar adalah kawasan Teluk Paku. Gerakan cepat (gercep) dilakukan setelah ada laporan adanya kebakaran di daerah tersebut.

Baca Juga:  Wabup Sumedang Hadiri Puncak Perayaan HUT RI di Desa Narimbang

Di tempat kejadian, anggota TRC menemukan bahwa area tersebut sudah terbakar. Meskipun begitu, Aspi menyebutkan bahwa luas area yang terbakar cukup besar. Bagian bawah bondong masih basah, sehingga api tidak berkobar secara masif.

Menjangkau lokasi tersebut terbilang sulit karena tidak ada akses jalan langsung. Anggota TRC harus menerobos melalui lahan bondong untuk sampai ke lokasi. Jarak dari jalan raya juga cukup jauh, sekitar satu kilometer.

Aspi menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau lahan bondong yang sangat luas tersebut. Salah satu fokusnya adalah memetakan area yang berdekatan dengan permukiman penduduk. Dengan demikian, ketika ada titik api muncul, anggota TRC dapat segera mengatur pergerakan di lapangan untuk mengamankan permukiman.

BPBD Tala memiliki tiga regu TRC yang rutin turun ke lapangan. Dalam seminggu, mereka melakukan dua kali penurunan. Satu kali menggunakan kendaraan roda empat dan satunya lagi menggunakan kendaraan roda dua. Apabila selama penurunan ditemukan titik api, anggota TRC akan segera melaporkannya ke kantor induk agar ditindaklanjuti sesegera mungkin.

Baca Juga:  SUS Gedebage Tambah Dana Rp 219 Miliar

Sebagai informasi, lahan bondong yang sangat luas di wilayah tersebut selalu menjadi lokasi yang paling rentan terhadap kebakaran lahan pada musim kemarau. Pada masa kemarau panjang, kebakaran lahan ini sering menimbulkan bencana asap yang cukup signifikan. Hal ini berdampak pada pengurangan jarak pandang di jalan raya dan juga menyebabkan gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.