Bahagianya Huang Dong Ping Usai Hancurkan Cinta Jafar/Felisha di Final China Open 2025

by -117 views
by
Bahagianya Huang Dong Ping Usai Hancurkan Cinta Jafar/Felisha di Final China Open 2025

Kemenangan Mengesankan di Final China Open 2025

Laga final China Open 2025 yang berlangsung pada hari Minggu (27/7/2025) di Olympic Sports Center Gymnasium Changzhou, China, menjadi momen yang sangat mengesankan bagi pasangan ganda putra asal Tiongkok, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping. Mereka berhasil mengalahkan wakil tuan rumah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin dalam pertandingan yang berlangsung selama 47 menit.

Pertandingan dimulai dengan ketegangan yang tinggi sejak awal. Pada gim pertama, laga terasa sangat sengit dengan beberapa momen penting yang membuat para penonton tegang. Meskipun Feng/Huang lebih dulu mencapai match point, permainan solid dari lawan membuat skor terkunci di 20-20. Namun, mereka mampu mempertahankan fokus dan akhirnya memenangi gim pertama dengan skor 23-21.

Di gim kedua, Jiang/Wei yang sebelumnya sukses mengalahkan Jafar/Felisha terlihat kelelahan. Mereka kesulitan menghadapi serangan cepat dan strategi yang disusun oleh Feng/Huang. Akibatnya, mereka terus tertinggal sepanjang pertandingan dan akhirnya kalah dengan skor 17-21. Dengan kemenangan ini, Feng/Huang berhasil memastikan posisi teratas di China Open 2025.

Baca Juga:  Jadwal Persib Bandung vs Persijap Jepara di Liga Super 2025/26

Huang Dong Ping menyampaikan rasa bahagianya setelah meraih gelar juara. Ia mengatakan bahwa perjalanan menuju gelar ini penuh tantangan dan perlu kepercayaan diri serta pengendalian emosi. “Ini adalah gelar super 1000 saya tahun ini,” ujarnya. “Banyak hal sulit yang kami lalui untuk memenangkan kejuaraan ini.”

Ia juga menjelaskan bahwa kunci kemenangan mereka adalah percaya pada diri sendiri dan menjalankan taktik yang telah dipersiapkan. “Kami dan lawan sudah saling paham cara bermain satu sama lain. Yang terpenting adalah detail dan penempatan bola,” tambahnya.

Selain itu, Negeri Tirai Bambu juga meraih gelar juara di sektor tunggal putra. Shi Yu Qi berhasil mengalahkan Wang Zheng Xin dalam pertandingan yang berlangsung tiga gim. Meskipun hasil sebelumnya di China Open tidak selalu baik, ia merasa senang bisa memenangkan turnamen kali ini.

Shi Yu Qi mengakui bahwa lawannya bermain sangat baik, terutama dalam babak-babak sebelumnya. “Dia memiliki pukulan dan skill yang bagus. Namun, saya sudah siap meladeninya,” katanya. Ia juga menjelaskan bahwa gaya bermainnya berbeda dengan lawannya. Di gim pertama, ia bermain cepat, sedangkan di gim kedua, ia memilih untuk sabar dan menikmati setiap rally.

Baca Juga:  Bus Tamu VVIP Kab. Bogor Menjadi Sorotan Publik

Dengan kemenangan ini, Tiongkok menunjukkan dominasinya di China Open 2025. Baik di sektor ganda maupun tunggal, para atlet Tiongkok mampu membuktikan kemampuan mereka melalui pertandingan yang sangat kompetitif. Kemenangan ini tidak hanya memberikan kebanggaan bagi negara, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkembang dalam dunia bulu tangkis.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.