DRMA Kembangkan Ekosistem EV Terpadu, Perkenalkan Inovasi Aki Lithium di GIIAS 2025

by -221 views
by
DRMA Kembangkan Ekosistem EV Terpadu, Perkenalkan Inovasi Aki Lithium di GIIAS 2025

Komitmen DRMA dalam Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), sebuah perusahaan manufaktur komponen otomotif yang menjadi bagian dari Grup Triputra, menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Melalui unit bisnis Dharma Connect, DRMA menghadirkan berbagai solusi terintegrasi yang bertujuan mempercepat proses elektrifikasi dan transisi menuju energi bersih.

Dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang diselenggarakan di ICE BSD, DRMA memamerkan dua inovasi utama yaitu aki lithium karya anak bangsa dan teknologi konversi motor listrik. Kedua inovasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung mobilitas berkelanjutan.

“Langkah ini adalah bentuk nyata kontribusi kami dalam memperkuat rantai pasok nasional dan mendukung target pemerintah dalam menurunkan emisi karbon,” ujar Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso, saat ditemui di GIIAS, Tangerang, Kamis (24/7/2025). “Kami percaya elektrifikasi kendaraan harus dibangun dari hulu ke hilir.”

Salah satu produk unggulan yang ditampilkan DRMA pada GIIAS tahun ini adalah DC Battery Lithium 12V. Baterai ringan dan ringkas dengan ketahanan tinggi serta desain modern ini dikembangkan di dalam negeri dan ditujukan untuk berbagai tipe sepeda motor. Produk ini tersedia dalam dua varian – 12V 6Ah dan 12V 3.5Ah – dan dirancang tahan bocor, anti-uap, serta efisien secara energi.

Baca Juga:  Bawa Satu Poin, Pelatih Persib Tetap Apresiasi Perjuangan Pemain

Selain itu, DRMA juga memamerkan teknologi konversi motor listrik, solusi yang mampu mengubah sepeda motor berbahan bakar bensin (ICE) menjadi kendaraan listrik. Konversi ini menawarkan alternatif biaya yang lebih terjangkau sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi.

“Melalui inovasi ini, kami ingin menghadirkan opsi nyata bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengganti kendaraan yang sudah dimiliki,” jelas Irianto.

Unit Dharma Connect yang dikembangkan oleh Perseroan mencakup lima lini usaha utama:

  • DC Battery: pengembangan battery pack dan energy storage system
  • DC Power: solusi pengisian daya, dari slow hingga fast charging
  • DC Motor: pengembangan BLDC Hub dan Mid Drive Motor
  • DC Solar: pemanfaatan energi matahari untuk pengisian daya
  • DC Cross: konversi kendaraan roda dua dan empat

DRMA menilai ekosistem ini sangat penting untuk mempercepat penetrasi kendaraan listrik di Indonesia. Keikutsertaan DRMA di GIIAS juga menjadi momentum untuk menjalin kemitraan strategis dengan pelaku industri otomotif dan energi terbarukan.

“Kami membuka diri untuk kolaborasi lintas sektor. Visi kami adalah menjadikan DRMA sebagai pemain utama dalam ekosistem EV nasional yang tidak hanya kompetitif, tapi juga berkelanjutan,” pungkas Irianto.

Baca Juga:  Arus Pergerakan Wall Street Pekan Ini Diwarnai Ancaman Tarif Trump

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.