Hanya Gandum? Ini 3 Komoditas Pertanian Lain yang Akan Diimpor Indonesia dari AS

by -138 views
by
Hanya Gandum? Ini 3 Komoditas Pertanian Lain yang Akan Diimpor Indonesia dari AS

Pemerintah AS Bocorkan Daftar Komoditas Pertanian yang Akan Diimpor Indonesia

Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengungkapkan daftar komoditas pertanian yang akan diimpor oleh Indonesia. Selain gandum, Indonesia juga berencana untuk membeli beberapa komoditas lain seperti kedelai, bungkil kedelai, dan kapas. Informasi ini muncul dalam pernyataan bersama mengenai kerangka perjanjian perdagangan timbal balik antara AS dan Indonesia.

Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa AS dan Indonesia sedang menyiapkan kesepakatan komersial yang melibatkan pembelian produk pertanian. Produk-produk tersebut mencakup kedelai, bungkil kedelai, gandum, dan kapas dengan perkiraan nilai total sebesar USD 4,5 miliar. Selain itu, Indonesia juga telah sepakat untuk melakukan pengadaan pesawat Boeing senilai USD 3,2 miliar.

Tidak hanya itu, Indonesia juga akan membeli produk energi seperti gas minyak cair, minyak mentah, dan bensin dengan perkiraan nilai mencapai USD 15 miliar. Meskipun demikian, kesepakatan ini belum secara resmi ditandatangani. Rencananya, semua kesepakatan akan dituangkan dalam pernyataan bersama yang akan diteken dalam beberapa pekan mendatang.

Baca Juga:  Pertamina Beri Hadiah Menarik di Cirebon, iPhone, Vespa, dan Paket Umroh, Kamu Dapat Apa?

Perwakilan dari pihak AS menyampaikan bahwa dalam beberapa minggu ke depan, AS dan Indonesia akan terus merundingkan dan menyelesaikan perjanjian perdagangan timbal balik. Proses ini termasuk menyiapkan perjanjian untuk ditandatangani serta melaksanakan formalitas domestik sebelum perjanjian benar-benar berlaku.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyampaikan harapan agar Indonesia membeli produk pertanian dari AS senilai USD 4,5 miliar. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia-AS, di mana Indonesia telah diputuskan untuk membayar tarif ekspor ke AS sebesar 19 persen, lebih rendah dibandingkan Vietnam (20%) hingga Malaysia (25%).

Komentar Menteri Pertanian

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, memastikan bahwa gandum akan menjadi komoditas pertanian terbesar yang diimpor dari AS. “Untuk komoditas pertanian, gandum yang paling besar,” ujar Amran saat ditemui di Jakarta.

Lebih lanjut, Amran menjelaskan bahwa impor gandum dari AS tidak akan mengganggu program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Indonesia sudah terbiasa melakukan impor pada sejumlah komoditas yang diperlukan, seperti jagung.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan impor jika stok suatu komoditas masih cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. “Saya kira tidak masalah. Contohnya, kita biasa mengimpor jagung. Tapi kalau stoknya cukup, kita tidak impor. Ada rekomendasi dari Kementerian Pertanian, jadi tidak masalah,” jelasnya.

Baca Juga:  Menghadirkan Sukabumi Utara: Harapan Baru Warga dan Pengusaha

Perkembangan Terkini

Selain komoditas pertanian, Indonesia juga terus memperkuat hubungan perdagangan dengan AS melalui berbagai kesepakatan. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi kedua negara serta memperkuat stabilitas pasar lokal.

Kesepakatan ini juga menjadi langkah penting dalam memperluas akses pasar bagi produk-produk pertanian AS di Indonesia. Namun, pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan impor dan keberlanjutan produksi dalam negeri.

Dengan adanya perjanjian ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian dan energi Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara dua negara.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.