Kapolres Mempawah Silaturahmi ke Raja untuk Tingkatkan Sinergi Budaya dan Keamanan

by -130 views
by
Kapolres Mempawah Silaturahmi ke Raja untuk Tingkatkan Sinergi Budaya dan Keamanan

Kunjungan Kapolres Mempawah ke Istana Amantubillah

Pada hari Sabtu, 26 Juli 2025 sore, Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Raja XIII Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, yang berada di Kota Pontianak. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, menunjukkan hubungan yang baik antara pihak kepolisian dan lembaga adat setempat.

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Kapolres yang baru menjabat sekitar tiga bulan lalu. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan elemen adat budaya, khususnya Kesultanan Mempawah. Kesultanan ini memiliki peran penting dalam sejarah dan budaya wilayah tersebut, sehingga menjaga hubungan yang harmonis dengan lembaga adat menjadi prioritas.

AKBP Jonathan menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada lembaga adat, tetapi juga sebagai wujud sinergi antara kepolisian dan masyarakat adat dalam menjaga stabilitas serta keamanan daerah. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan saling mendukung antara pihak kepolisian dan para tokoh adat.

Baca Juga:  Kasus Foto Syur AI di Cirebon, Polisi: Hanya 1 Laporan Resmi, Korban Lain Diminta Segera Laporkan

“Kami ingin membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga adat dan tokoh-tokoh budaya,” ujar AKBP Jonathan. “Kehadiran kami hari ini adalah bentuk penghormatan kami kepada Istana Amantubillah yang menjadi salah satu simbol perekat masyarakat Mempawah,” tambahnya.

Sementara itu, Raja XIII Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, menyambut baik kedatangan Kapolres Mempawah. Ia mengapresiasi inisiatif Polres Mempawah yang menjalin komunikasi langsung dengan pihak istana.

“Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran Kapolres Mempawah. Ini adalah langkah yang sangat baik dalam membangun hubungan yang selaras antara kepolisian dan masyarakat adat,” katanya. “Sinergi ini penting untuk menjaga kedamaian, apalagi Mempawah memiliki sejarah panjang yang sarat nilai-nilai kearifan lokal,” tambah Raja Mempawah.

Pertemuan ini juga menjadi momen pertukaran pandangan mengenai peran budaya dan adat dalam menjaga kerukunan serta ketertiban masyarakat. Diskusi mencakup bagaimana nilai-nilai kearifan lokal dapat diterapkan dalam menghadapi dinamika sosial yang berkembang di Kabupaten Mempawah.

Pentingnya Hubungan Antara Kepolisian dan Lembaga Adat

Hubungan antara kepolisian dan lembaga adat tidak hanya penting dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya yang telah lama dijunjung tinggi oleh masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, diharapkan dapat mencegah konflik dan meningkatkan rasa percaya antara pihak kepolisian dan masyarakat adat.

Baca Juga:  Nyawa Puluhan Pelajar SMK di Rumpin Terancam, Ini Sebabnya

Selain itu, kehadiran Kapolres dalam acara seperti ini juga menunjukkan komitmen pihak kepolisian untuk memahami dan menghargai peran lembaga adat dalam masyarakat. Hal ini bisa menjadi contoh positif bagi instansi lain yang ingin menjalin hubungan yang lebih baik dengan masyarakat.

Beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan ini meliputi:

  • Peran lembaga adat dalam menjaga ketertiban masyarakat.
  • Strategi untuk menjaga kerukunan antar kelompok masyarakat.
  • Upaya memperkuat sinergi antara pihak kepolisian dan tokoh adat dalam menghadapi tantangan sosial.

Dengan adanya pertemuan seperti ini, diharapkan dapat membentuk fondasi yang kuat untuk membangun lingkungan yang aman dan harmonis di wilayah Mempawah.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.