KKN Tematik Unazlam: Upaya Penguatan Pembangunan Berbasis Desa
Ketua Yayasan Panca Bhakti Palu, Rendy Lamadjido, mengajak mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan III untuk menjadikan momen ini sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya memahami kehidupan desa dan mengamati berbagai kondisi yang ada di tengah masyarakat.
“Anak-anakku, jadikan momen ini sebagai pengabdian. Teliti kehidupan desa. Amati dan catat apa yang terjadi,” ujar Rendy saat melepas peserta KKN di Kantor Bupati Sigi, Senin (28/7/2025). Ia menilai bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar tugas akademis, tetapi juga kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Peserta KKN kali ini berasal dari dua fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Beberapa program studi yang terlibat antara lain Ilmu Komunikasi, Administrasi Negara, Akuntansi, dan Manajemen. Setiap mahasiswa diminta untuk melakukan pengabdian sesuai dengan disiplin ilmu yang mereka kuasai. Hal ini bertujuan agar setiap kegiatan yang dilakukan memiliki dampak yang signifikan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Rendy juga meminta mahasiswa untuk turut serta dalam memperkenalkan program-program strategis Pemerintah Kabupaten Sigi kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih memahami berbagai inisiatif yang dicanangkan oleh pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya koperasi desa. Ia berharap mahasiswa bisa membantu masyarakat memahami manfaat dari koperasi Merah Putih, yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah.
KKN Tematik Unazlam kali ini mendukung langsung program nasional Koperasi Desa Merah Putih. Program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, yaitu mewujudkan pertanian berkelanjutan dan Sigi Hijau. Mahasiswa KKN akan memberikan literasi dan arahan kepada warga terkait fungsi koperasi sebagai penggerak ekonomi desa. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih memahami peran koperasi dalam membangun perekonomian yang lebih baik.
Universitas Abdul Aziz Lamadjido (Unazlam) didirikan melalui penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP). Kedua institusi ini berada di bawah naungan Yayasan Panca Bhakti Palu, Sulawesi Tengah. Universitas ini didirikan oleh Abdul Aziz Lamadjido, mantan gubernur Sulawesi Tengah. Penggabungan kedua lembaga pendidikan tinggi tersebut menjadi sebuah universitas pada tahun 2023.
Saat ini, Unazlam memiliki lima fakultas dan sepuluh program studi. Sejak berdiri, universitas ini konsisten menjadikan KKN sebagai bagian penting dari pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang realitas sosial, tetapi juga menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan berbasis desa.
Kabupaten Sigi sendiri resmi berdiri pada tahun 2008 sebagai daerah pemekaran dari Kabupaten Donggala, berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2008. Daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Palu ini memiliki potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, dan pelestarian lingkungan. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan berbasis desa.








