JABARMEDIA – Suasana yang penuh dengan kehormatan mengisi Gedung Pendopo Garut pada hari Kamis (14/8/2025) ketika Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Garut. Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Garut Nomor 800.1.3.3/Kep.1111-BKD/2025.
Salah satu pejabat yang menjadi perhatian saat ini adalah Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Garut. Ya, posisi Kadisdik Garut sebelumnya menjadi topik pembicaraan hangat masyarakat Garut karena ditinggalkan secara tiba-tiba oleh Ade Manadin. Diketahui, Ade Manadin sebelumnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kadisdik Garut melalui prosedur pensiun dini.
Setelah ditinggalkan oleh Ade Manadin, posisi Kadisdik Garut dipegang oleh Sekretaris Disdik Garut, H. Asep Wawan Budiman sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt) yang kemudian ditetapkan dan dilantik secara resmi sebagai Kadisdik Garut oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama sejumlah pejabat lainnya dalam acara pelantikan yang berlangsung di Gedung Pendopo Garut pada Kamis (14/8/2025).
Dalam pidatinya, Bupati menekankan bahwa proses ini bukan hanya sekadar pergantian posisi, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar dalam membawa perubahan nyata di bidang masing-masing.
“Tanggung jawab yang saudara emban hari ini adalah untuk menggerakkan roda pemerintahan dan memastikan program kerja tepat sasaran guna mewujudkan Garut Hebat dan Berkelanjutan,” ujar Abdusy Syakur.
Ia menegaskan, tantangan pembangunan wilayah semakin rumit. Target kinerja yang terdapat dalam RPJMD dan perjanjian kinerja perlu menjadi pedoman kerja, bukan sekadar formalitas di atas kertas.
Bupati menyampaikan tiga prioritas utama yang perlu ditegakkan oleh para pejabat baru, antara lain:
1. Fokus pada tujuan kinerja dengan indikator keberhasilan yang jelas dan dapat diukur.
2. Memperkuat kerja sama antarlembaga, karena pencapaian besar hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor.
3. Berfokus pada hasil dan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya laporan atau pertemuan yang berkepanjangan.
Jangan berhenti hanya pada tugas administratif. Ukur keberhasilan berdasarkan sejauh mana manfaat yang diterima oleh masyarakat, tegasnya.
Setelah upacara pelantikan, Kepala Dinas Pendidikan Garut yang baru, H. Asep Wawan Budiman memohon doa dari seluruh masyarakat Garut agar dirinya dapat menjalankan tanggung jawab ini dengan profesional sehingga mampu menciptakan dunia pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Garut.
Mohon doakan semua warga Garut, semoga tanggung jawab yang saya emban ini dapat dijalankan secara profesional sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku sehingga harapan untuk mewujudkan dunia pendidikan yang lebih baik dan berkembang bisa tercapai di Kabupaten Garut.ungkap Asep Wawan, saat dihubungi Pikiran Rakyat Garut, Kamis (14/8/2025)
Berikut adalah daftar 13 orang yang telah dilantik:
1. Drs H. Asep Wawan Budiman, S.Pd., M.Si. – Kepala Dinas Pendidikan.
2. Dedy Mulyadi, M.H. – Sekretaris Ekonomi dan Pembangunan Setda.
3. Ahmad Mulyana, S.T., M.Si. – Konsultan Pemerintahan, Hukum, dan Politik bagi Bupati.
4. Rika Agustiana, S.T. – Kepala Dinas Perumahan dan Pengembangan Permukiman.
5. H. Budi Gan Gan Gumilar, S.H., M.Si. – Kepala DPMPTSP.
6. Margiyanto, S.H. – Wakil Administrasi Umum Kantor Sekretariat Daerah.
7. Usup Basuki Eko, S.H., M.H. – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.
8. Ganda Permana, S.Sos., M.M. – Kepala Badan Satpol PP.
9. Drs. H. Hendra Siswara Gumilang, M.M. – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.
10. Ridzky Ridznurdhin, S.H., M.Ak – Kepala Badan Pendapatan Daerah.
11. Kristanti Wahyuni, S.H., M.H. – Kepala Badan Kepegawaian Daerah.
12. Saepul Hidayat, S.STP., M.Si., M.Ak. – Kepala BPKAD.
13. dr. Inge Andriani Heriawan, M.Si. – Direktur UOBK RSUD dr. Slamet Garut.
Dengan pelantikan ini, diharapkan jalannya pemerintahan Garut menjadi lebih cepat dan selaras dengan visi besar daerah dalam mewujudkan Garut yang lebih berkembang, inklusif, serta berkelanjutan.









