Jejak Ray Rangkuti yang Akurat, Hasto Kristiyanto Mundur dari Sekjen PDIP

by -218 views
by
Jejak Ray Rangkuti yang Akurat, Hasto Kristiyanto Mundur dari Sekjen PDIP

JabarMedia– Ketidakhadiran nama Hasto Kristiyanto dalam struktur pengurus DPP Periode 2025–2030 ternyata telah diprediksi oleh Pengamat Politik Ray Rangkuti.

Ray sebelumnya telah memprediksi Hasto Kristiyanto tidak akan lagi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP untuk periode 2025-2030.

Ramalan Ray menjadi kenyataan setelah terungkapnya susunan pengurus DPP untuk periode 2025–2030.

Megawati Soekarnoputri mengemban jabatan sebagai Ketua dan Sekretaris Jenderal.

Meskipun demikian, Ray Rangkuti, Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, menyatakan bahwa peran Hasto Kristiyanto di PDIP tetap kuat.

Hasto Kristiyanto yang dipenjara karena terbukti bersalah dalam kasus suap akhirnya dilepaskan dari Rutan KPK setelah menerima pengampunan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Apa Hasto akan kembali menjabat sebagai sekretaris jenderal? Jawabannya adalah tidak. Sepertinya pemberian pengampunan ini membuat peluang Hasto untuk kembali menjabat sebagai Sekjen menjadi sulit,” kata Ray Rangkuti, Sabtu (2/8/2025), dilansir daritribunnews.

Berdasarkan lulusan Fakultas Ushuluddin, program studi Aqidah Filsafat Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sekretaris Jenderal PDIP secara resmi akan diberikan kepada nama lain.

Baca Juga:  Kekecewaan Gerrard pada Kartu Merah Pertamanya

“Hanya saja, posisi Hasto tetap kuat. Hasto akan mendampingi Megawati dengan peran yang sama. Meskipun tidak dengan cara yang sama,” kata pengamat yang berasal dari latar belakang aktivis ini.

Susunan Pengurus DPP Masa Jabatan 2025–2030

Berdasarkan susunan kepengurusan DPP PDIP periode 2025-2030 yang diterima oleh Tribunnews.com pada Sabtu (2/8/2025), Megawati Soekarnoputri akan menjabat sebagai Ketua Umum sekaligus Sekretaris Jenderal DPP PDIP.

Diketahui bahwa Megawati Soekarnoputri secara resmi kembali menjabat sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan untuk masa jabatan 2025–2030.

Pelantikan dilaksanakan dalam Kongres ke-6 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang diadakan di Bali pada 1 Agustus 2025, dengan dukungan penuh dari seluruh peserta kongres.

Berikut Daftar Pengurus DPP PDP Perjuangan masa jabatan 2025 – 2030

1. Bidang kehormatan: Komarudin

2. Pemilu Legislatif; Bambang Pacul

3. Komite Eksekutif; Dedi Siterus

4. Kaderisasi ; Djarot

5. Organisasi; Andreas Hugo P.

6. Sumber Daya; Said Abdullah

7. Sistem pemerintahan politik; Puan Maharani

8. Pemerintahan desa; Ganjar Pramono

Baca Juga:  Kebakaran Hutan di Sumatera: Pernyataan BNPB dan Kementerian Kehutanan

9. Luar Negeri: Ahmad Basarah

10. ⁠Reformasi Hukum : Yasona

11. Perekonomian ; Ahok

12. Budaya ; Rano Karno

13. Pendidikan: Puti Soekarno

14. Perubahan : Abdullah Azwar Anas

15. Penanggulangan Bencana; Tri Risma

16. Sumber daya manusia ; Darmadi durianto

17. Kesehatan; Ribka Tjiptaning

18. Jaminan sosial; Carles Honoris

19. Bidang anak: I Gusti Ayu

20. ⁠UKM ; Andreas edi Susetyo

21. Wisata ; Wiryanti Sukamdani

22. ⁠Pemuda serta olahraga : Esti

23. Keagamaan :

24. Digital : Prananda

25. Pertanian pangan: Sadarestu

26. Kelautan : Rohmin

27. Kehutanan : Eriko

28. ⁠Advokasi : Roni Talapesy

29. Sekretaris Jenderal: Ibu Mega menjabat sebagai ketua umum juga

30. Wakil Sekretaris Jenderal Internal; Dolfie

31. Wakil Sekretaris Jenderal Pemerintahan: Utut

32. Wakil Sekretaris Jenderal Rakyat: Sri Rahayu

33. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi; Adian Napitupulu

34. Sekretaris : Olly Dondokambey

35. Wakil Sekretaris Internal; Rudi Tjen

36. Wakil Sekretaris Eksternal: Yuke Yurike.

Rekam Jejak Ray Rangkuti

Ray Rangkuti memiliki nama asli Ahmad Fauzi.

Ia lahir di Mandailing Natal, Sumatera Utara pada tanggal 20 Agustus 1969.

Baca Juga:  Muhammad Ihsan, Bocah Bogor Juara MTQ Tingkat Internasional di Qatar

Ray Rangkuti menyelesaikan studinya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Nama Ray Rangkuti mulai terkenal ketika ia aktif dalam pergerakan reformasi yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Orde Baru.

Ia juga merupakan salah satu pendiri Komite Independen Pemantau Pemilih (KIPP) dan pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal KIPP setelah Pemilu 1999.

Setelah mengundurkan diri dari posisi KIPP, Ray Rangkuti membangun Lingkar Madani (Lima), sebuah organisasi nirlaba yang berperan dalam mengawasi pemilu, mengkritik parlemen, serta melawan praktik korupsi.

Suara tajam Ray Rangkuti sering terdengar ketika mengkritik para elit partai politik.

Pembaruan berita terkini di Googlenews JabarMedia

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.