KH Tubagus Abdul Hakim, Ulama Kharismatik Banten Wafat

by -291 views
by
KH Tubagus Abdul Hakim, Ulama Kharismatik Banten Wafat

JABARMEDIA – Berita duka datang dari Pondok Pesantren Kananga, Pandeglang, Banten. Pemimpin pesantren dan ulama karismatik, KH Tubagus Abdul Hakim, telah meninggal dunia pada Selasa (5/8/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB karena sakit.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Yayasan Pesantren Kananga turut berduka cita atas kepergian guru kami, Abah KH Tb Abdul Hakim,” demikian pernyataan resmi pesantren yang diunggah melalui akun media sosialnya, Rabu (6/8/2025).

Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” lanjut pernyataan tersebut.

Riwayat Singkat Abah Hakim

Riwayat Singkat dan Pendidikan KH Tb Abdul Hakim dilahirkan di Desa Kananga, Menes, Pandeglang, pada 6 Juli 1947, dari pasangan KH Abdul Mu’ti dan Hj Ratu Halimatusa’diah.

Ia adalah anak keempat dari enam bersaudara. Garis keturunannya berasal dari KH Tubagus Abdul Hadi bin Shogiri, kakeknya yang juga seorang ulama.

Sejak kecil, Abah Hakim sudah mendapat pendidikan agama dari keluarganya. Ia belajar di Sekolah Rakyat (SR) Kananga pada tahun 1955, kemudian melanjutkan ke MTs Mathlaul Anwar Kananga, dan selanjutnya ke MA Anwarul Hidayah Ciputri. Meskipun tidak menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Nahdlatul Ulama (kini STAI Syekh Mansur/STAISMAN) di Pandeglang.

Baca Juga:  SIM Keliling Kota Bekasi, 21 Juli 2025, Cek Persyaratannya

Pada tahun 1969, ia belajar agama kepada Mama Bakri di Sempur, Plered, Purwakarta. Tiga tahun kemudian, ia menunaikan ibadah haji ke Mekkah dan tinggal selama enam bulan untuk memperdalam ilmu agama di sana, berguru kepada sejumlah ulama di Hijaz dan ulama Nusantara yang tinggal di Tanah Suci.

Pengabdian di Dunia Pendidikan

Pengabdian di Dunia Pendidikan dan Keulamaan Pada tahun 1991, setelah sang ayah meninggal dunia, KH Tb Abdul Hakim melanjutkan tongkat estafet sebagai pengasuh Pondok Pesantren Kananga dan memimpin Majelis Taklim Kananga. Di bawah kepemimpinannya, pesantren tersebut menjadi pusat pendidikan dan dakwah yang aktif melayani masyarakat Banten dan sekitarnya.

Aktif di Organisasi Keagamaan

Selain mengajar di pesantren, KH Tb Abdul Hakim juga aktif dalam berbagai organisasi keagamaan. Ia pernah menjabat sebagai:

  • Rais Syuriah PCNU Pandeglang dua periode (2002-2009)
  • Ketua MUI Kabupaten Pandeglang (2013-2016)
  • Rais Syuriah PWNU Banten dua periode, yaitu 2012-2018 dan 2018-2023
  • Pengurus Harian Syuriah PBNU (2015-2020)

Beberapa Jadwal Pengajian

Jadwal Pengajian yang Padat Meskipun usianya tidak lagi muda, Abah Hakim tetap aktif mengajar. Setiap pagi, ia mengisi kajian Tafsir Jalalain, dan malamnya membahas Alfiyah Ibnu Malik. Ia juga memimpin pengajian rutin mingguan untuk keluarga, masyarakat umum, hingga pengajian bagi para bapak.

Baca Juga:  Ubud dan Seminyak Masuk 25 Destinasi Wisata Terbaik di Asia

Tidak hanya di Kananga, KH Tb Abdul Hakim juga rajin mengisi ceramah di berbagai tempat seperti:

  • Pengajian Jumat di Ciekek Pandeglang
  • Mimbar Krakatau di Radio Krakatau FM
  • Pengajian Sabtu di PCNU dan PWNU di Pandeglang dan Serang
  • Pengajian Selasa Malam di Masjid Agung Ar-Rahman, Pandeglang
  • Pengajian bulanan di Bogor, Tangerang, Jakarta, Bandung, Lampung, Bangka, hingga Sumatera

Tak Pernah Berhenti Belajar

Di tengah kesibukan dakwah, KH Tb Abdul Hakim dikenal sebagai sosok yang tak pernah berhenti belajar. Ia rutin membaca kitab-kitab klasik untuk memperdalam dan memperluas pengetahuannya dalam agama.

Banten Kehilangan Ulama Besar

Kepergian KH Tb Abdul Hakim merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Banten dan dunia pesantren. Dedikasinya yang sederhana, berilmu, dan rendah hati meninggalkan jejak pengabdian yang panjang bagi umat Islam, terutama di wilayah Banten.

Panjangnya riwayat dan jasa nyata yang ditinggalkannya membuat sosok KH Tb Abdul Hakim akan selalu dikenang dan dihormati oleh banyak kalangan. Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya dan menganugerahkan tempat terbaik baginya di sisi-Nya. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Baca Juga:  Ini Skenario Pengamanan Bobotoh Versi Polda Jabar

(BantenMedia)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.