Profil Zagy Berian, Lulusan ITB Asal Karawang Jadi Penasihat Muda PBB

by -115 views
by
Profil Zagy Berian, Lulusan ITB Asal Karawang Jadi Penasihat Muda PBB

JABARMEDIA – Kehadiran, profil, dan biodata Zagy Berian tiba-tiba dicari oleh netizen.

Karena itu, pria asal Karawang, Jawa Barat ini baru saja diangkat sebagai Wakil Muda Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) untuk Isu Perubahan Iklim.

Pemilihan Zagy Berian sebagai Penasihat Muda Sekretaris Jenderal PBB diumumkan pada 12 Agustus 2025, bersamaan denganHari Internasional Pemuda.

Tidak diragukan lagi, nama Zagy Berian menjadi topik pembicaraan di kalangan pemuda.

Mereka penasaran bagaimana seseorang dari Indonesia bisa menjadi Wakil Sekretaris Jenderal PBB.

Terlebih lagi usia Zagy Berian masih sekitar 27 tahun.

Sebelum diangkat sebagai Penasihat Muda Sekretaris Jenderal PBB untuk Perubahan Iklim, Zagy Berian secara kebetulan bergabung dengan Youth Advisory Group on Climate Change (YAGCC).

YAGCC merupakan kelompok konsultan yang dibentuk guna memberikan masukan nyata dan rekomendasi spesifik kepada Sekretaris Jenderal PBB terkait agenda tindakan iklim global.

Kelompok ini terdiri dari para pemuda berusia antara 18 hingga 30 tahun, yang datang dari berbagai daerah, dengan minat dan pemahaman yang mendalam mengenai perubahan iklim.

Baca Juga:  Apple Siapkan iPad Pro Terbaru dengan Kamera Depan Ganda dan Chip M5

YAGCC berupaya mempercepat pelaksanaan tindakan iklim dengan menyajikan pandangan yang beragam dari kalangan pemuda, menekankan keadilan lingkungan, serta memperkuat partisipasi generasi muda dalam pengambilan keputusan di tingkat internasional.

Karena Zagy Berian terlibat di dalamnya, ia terpilih dan menjadi yang satu-satunyawakil dari Asia Tenggara dalam kelompok 14 tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengakui bahwa peran generasi muda sebagai penggerak utama dalam menghadapi kondisi alam saat ini.

“Inilah alasan saya bangga mengumumkan dimulainya kelompok ketiga Youth Advisory Group on Climate, sekaligus memperluas jumlah anggotanya dari tujuh menjadi 14 orang,” ujar Guterres dalam pernyataannya, Selasa (12/6/2025), dilansir dari Kompas.com.

Lalu, bagaimana bentuk, profil, dan biodata Zagy Berian ini? Mari kita simak penjelasan berikut ini.

Profil dan Informasi Lengkap Zagy Berian

Zagy Berian dikenal dengan nama lengkap Zagy Yakana Berian.

Ia dilahirkan di Karawang, Jawa Barat.

Selain itu, Zagy Berian memperoleh gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung (ITB), lulus pada tahun 2020.

Baca Juga:  PBR Terancam Tak Bisa Main di Stadion Siliwangi

Ia adalah pendiri organisasi Society of Renewable Energy (SRE), sebuah gerakan nasional yang melibatkan ribuan pemuda dari berbagai penjuru Indonesia dalam mendukung peralihan ke energi bersih.

Pada tahun 2025, usianya sekitar 27 tahun.

Meski masih sangat muda, pada 12 Agustus 2025, Zagy Berian terpilih menjadi Wakil Muda Sekretaris Jenderal PBB.

Sementara itu, Zagy Berian pernah terlibat dalam posisi Regional Facilitator Youth Climate Justice Fund di Asia Selatan.

Ia juga berpartisipasi dalam penyusunan strategi partisipasi pemuda di Kelompok Kerja Transisi Energi G20 bersama Kementerian ESDM.

Selain itu, Zagy Berian juga aktif dalam SDG 7 Youth Constituency, IRENA Global Council, serta berbagai forum energi di kawasan ASEAN.

Zagy pernah menjabat sebagai asisten dosen dan tutor di ITB dalam berbagai mata kuliah teknik mesin serta energi terbarukan.

Prestasi dan Penghargaan

  • Dipilih menjadi anggota Youth Advisory Group on Climate Change (Penasihat Muda Sekretaris Jenderal PBB untuk isu iklim) oleh Sekretaris Jenderal PBB António Guterres untuk masa jabatan 2025-2026. Kelompok ini merupakan badan penasihat resmi yang mewakili generasi muda dalam bidang perubahan iklim, dan bertugas memberikan saran untuk mempercepat tindakan iklim global.
  • Pemenang berbagai penghargaan seperti Juara Kedua Kompetisi Hackathon (HackAsia, 2019), Perwakilan Indonesia di IRENA Youth Forum 2020, Pemilihan Pembicara Terbaik dalam Workshop Geothermal Internasional ITB 2020, serta Juara Pertama Studi Kasus Geothermal (IPFEST, 2020).

Baca Juga:  Mendag Jamin Stok Kebutuhan Pokok Aman

Penelitian dan Karya Ilmiah

Zagy aktif melakukan studi mengenai teknologi energi terbarukan, termasuk perancangan sistem pembangkit campuran antara energi matahari dan panas bumi serta inovasi penyimpanan energi.

Ia sering kali memimpin dan menggerakkan jaringan pemuda terbesar dalam bidang energi terbarukan melalui SRE yang telah beroperasi di 51 kampus di Indonesia, serta berjuang untuk transisi energi bersih dan keadilan iklim baik secara nasional maupun internasional.(Jabarmedia)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.