JABARMEDIA – Untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Serka Hasrul dari Koramil 1615/Haurgeulis melakukan pemantauan harga sembako di beberapa kios dan toko sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, pada Senin 20 Oktober 2025. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dalam kondisi aman dan lancar.
Pengawasan ini dilakukan sebagai wujud dukungan TNI terhadap usaha pemerintah dalam mengatasi inflasi wilayah dan memastikan harga kebutuhan pokok tetap bisa diakses oleh masyarakat.
Serka Hasrul langsung turun ke lapangan guna memantau situasi pasar tradisional, berkomunikasi dengan para pedagang, serta mencatat perubahan harga berbagai komoditas yang penting.
Data pemantauan menunjukkan terjadinya variasi harga pada beberapa bahan pokok. Harga beras medium, misalnya, mengalami penurunan dari Rp13.200 menjadi Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng tetap stabil pada harga Rp17.000 per kilogram.
Komoditas lain seperti jagung dan kedelai lokal juga menunjukkan harga yang stabil, berkisar antara Rp13.000 hingga Rp10.000 per kilogram.
Namun, beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga. Gula pasir meningkat dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram, sedangkan telur ayam naik menjadi Rp32.000 per kilogram.
Sebaliknya, bawang merah mengalami penurunan harga dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, sedangkan daging ayam turun dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Di sisi lain, harga bawang putih tetap stabil pada Rp40.000 per kilogram dan daging sapi bertahan di angka Rp140.000 per kilogram. Serka Hasrul menganggap perubahan harga ini masih berada dalam kisaran wajar dan belum memberikan pengaruh besar terhadap kemampuan beli masyarakat.
Dalam pernyataannya, Serka Hasrul mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam memahami situasi ekonomi masyarakat di wilayah binaannya.
“Pengawasan harga bahan pokok ini sangat penting untuk mengidentifikasi lebih dini jika terjadi kenaikan harga agar segera dilaporkan dan dicegah,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa TNI, melalui Babinsa, berperan aktif dalam mendukung pemerintah daerah agar pasokan bahan pangan tetap terjaga keamanannya, khususnya menjelang musim panen dan akhir tahun yang biasanya diiringi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Pada kegiatan tersebut, Serka Hasrul ikut berdiskusi dengan para pedagang dan pembeli. Pedagang menyampaikan bahwa kenaikan harga beberapa bahan pokok disebabkan oleh biaya pengiriman serta cuaca yang memengaruhi pasokan dari daerah penyuplai. Meski begitu, aktivitas perdagangan di Pasar Daerah Haurgeulis tetap berlangsung lancar dan tertib.
Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, masyarakat masih mampu memenuhi kebutuhan pokok harian dengan harga yang cukup stabil.
Ini menunjukkan bahwa persediaan bahan makanan di wilayah Kecamatan Haurgeulis masih cukup dan tidak mengalami kekurangan.
Selain mengawasi harga, Serka Hasrul juga menghimbau kepada para pedagang agar tidak menyimpan barang secara berlebihan atau menaikkan harga sendirian yang bisa merugikan pembeli.
Ia menekankan perlunya menjaga kejujuran serta keseimbangan antara keuntungan bisnis dan kepentingan masyarakat.
Kegiatan semacam ini secara rutin dilakukan oleh Babinsa di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu sebagai wujud keterlibatan TNI bersama pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi. Pemantauan langsung ke pasar menjadi tindakan nyata untuk memastikan kelancaran distribusi logistik.
Serka Hasrul menganggap bahwa harga bahan pokok yang stabil menjadi indikator penting dari ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat desa. Oleh karena itu, partisipasi TNI di lapangan berperan dalam menjaga agar kondisi ekonomi tetap terkendali dan kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik.
Warga Haurgeulis menghargai kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa karena dianggap memberikan rasa aman serta perhatian nyata terhadap kesejahteraan warga.
“Kami senang Babinsa sering hadir langsung di pasar, tidak hanya menjaga ketertiban tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat,” kata seorang pedagang setempat.
Selama proses pemantauan berlangsung, kondisi di pasar tetap terkendali, aman, dan tenang. Dengan kegiatan ini, Babinsa Serka Hasrul menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga ketertiban wilayah, tetapi juga dalam mendukung stabilitas ekonomi serta kesejahteraan warga Indramayu.






