JABARMEDIA – Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, berharap bisa mengurangi defisit anggaran hingga Rp 100 miliar pada tahun ini. Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, tetap percaya diri bahwa target tersebut dapat dicapai dengan cara efisiensi dan penghematan anggaran.
Saat ini, defisit anggaran Kabupaten Pangandaran tercatat sebesar Rp 376 miliar. Dengan penerapan kebijakan fiskal yang lebih ketat dibanding tahun lalu, Citra berharap angka defisit dapat diminimalkan secara signifikan.
“Saya sedang mengelola arus kas (cash flow), dan lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Saya berharap defisit bisa turun hingga Rp 100 miliar. Jika tidak tercapai, setidaknya mendekati,” kata Citra kepada wartawan di Pendopo Bupati Pangandaran, beberapa waktu lalu.
Ia menekankan, efisiensi di berbagai bidang menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.
“Jika kita konsisten melakukan penghematan, saya yakin hal itu dapat tercapai,” ujarnya.
Namun, ia mengakui bahwa usaha untuk mengurangi defisit sebesar Rp 276 miliar dalam waktu satu tahun merupakan tantangan yang besar.
“Memang berat, tetapi menurut perhitungan saya, defisit tahun ini masih bisa dikurangi di bawah Rp 300 miliar,” kata Citra.
Satu hal yang menyebabkan pengurangan defisit terasa berat adalah masih adanya beberapa proyek pembangunan yang bersifat mendesak dan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Misalnya, pembangunan bendungan di Padaherang. Jika hal itu tidak dilakukan, lahan persawahan di sana akan terancam rusak. Oleh karena itu, tidak bisa langsung dihentikan,” katanya.








