Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Siap Dihuni Pedagang Barito, Destinasi Baru Pecinta Satwa dan Kuliner

by -77 views
by
Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Siap Dihuni Pedagang Barito, Destinasi Baru Pecinta Satwa dan Kuliner

JABARMEDIA – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menyatakan bahwa Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Jakarta Selatan telah siap untuk digunakan.

Ratu menyampaikan, pembangunan pusat ini merupakan bagian dari usaha penataan para pedagang yang sebelumnya berdagang di kawasan Barito, Jakarta Selatan.

“Sebelumnya, para pedagang Barito berada di lokasi sementara dengan fasilitas yang terbatas. Dengan penataan ini, kami berharap memberikan solusi yang tidak hanya memperbaiki tata ruang kota, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para pengusaha kecil,” kata Ratu di Jakarta, Senin (27/10).

Penataan ini bertujuan untuk menyajikan ruang usaha yang lebih sesuai, mempertahankan fungsi ekologis taman, serta mendukung perkembangan kota yang teratur dan berkelanjutan.

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dibangun di atas lahan dengan konsep yang modern dan ramah lingkungan. Secara keseluruhan terdapat 125 kios yang dibagi ke dalam beberapa zona:

  • Zona A (Makanan): 22 gerai
  • Zona B (Amfiteater): 70 kursi
  • Zona C dan D (Penjual burung dan makanan hewan): 74 kios
  • Zona E (Parcel dan makanan tambahan): 29 gerai
Baca Juga:  Kejuaraan Dunia Bulutangkis : Pasangan Prancis Ini Merasa Seolah Tampil di Kandang Sendiri

Selain area kios, kawasan ini juga menyediakan toilet, musala, lahan parkir yang luas, serta ruang seni dan budaya, menjadikannya sebagai tempat wisata baru yang cocok untuk keluarga.

Dari segi desain, pusat ini menerapkan konsep yang bersih, nyaman bagi keluarga, serta ramah terhadap lingkungan, dilengkapi dengan sistem sirkulasi udara dan kebersihan yang terorganisir dengan baik.

Lokasinya sangat strategis, berada di dekat Stasiun KRL Lenteng Agung dan mudah diakses melalui berbagai kendaraan umum seperti Transjakarta, Jaklingko, serta D21 Lebak Bulus–UI.

Aktivitas Wilayah dan Kegiatan Berbasis Topik Pengembangan

Untuk menarik perhatian pengunjung, Pemprov DKI melalui DPPKUKM akan menyelenggarakan berbagai kegiatan dengan tema tertentu seperti pertunjukan seni dan budaya, edukasi mengenai satwa, acara jalan-jalan kesehatan hewan, serta event komunitas dan promosi usaha mikro, kecil, dan menengah.

Tidak hanya itu, Pemprov DKI juga akan menyelenggarakan lomba desain gapura Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam memperkuat identitas wilayah tersebut.

Melalui berbagai aktivitas dan fasilitas istimewa, kawasan ini diharapkan menjadi “harta karun tersembunyi” baru Jakarta, tempat penduduk dapat menikmati makanan sambil berinteraksi dengan hewan dalam suasana yang nyaman dan rapi.

Baca Juga:  Harga BBM Bisa Naik 1 Oktober 2023, Ini Penyebabnya

Pemerintah Provinsi DKI juga memberikan perhatian khusus kepada para pedagang yang pindah ke lokasi baru ini.

Beberapa insentif dan bantuan usaha telah disiapkan, seperti hak memilih lokasi premium bagi para pedagang yang lebih cepat bersedia pindah, serta gratis biaya sewa kios selama enam bulan untuk membantu mengurangi modal awal.

Para pengusaha juga akan mendapatkan pelatihan kewirausahaan, pendidikan digital, serta bimbingan usaha melalui program kerja sama dengan Jakpreneur.

Tindakan ini selaras dengan visi Pemprov DKI dalam menciptakan sistem ekonomi rakyat yang kuat dan kompetitif.

“Kami berharap penataan kawasan ini tidak hanya mengubah tampilan kota, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung kepada penduduk. Pusat ini bukan hanya tempat perdagangan, melainkan ruang publik baru yang memicu interaksi sosial, menjaga nilai lingkungan, serta memperkuat citra kota Jakarta,” tambah Ratu.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.