Motif Tawuran yang Menewaskan Seorang Remaja di Kota Bogor
JABARMEDIA – Sebuah peristiwa tawuran yang terjadi di wilayah Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, menimbulkan korban jiwa. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pelajar SMK terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa tawuran terjadi pada Jumat (7/11/2025) di Jalan Darmais, dekat Indomaret. Pelajar SMK yang diketahui bernama AS tergeletak dengan luka bacok di bagian kepalanya. Saat ini, ia sedang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Islam setempat.
Dua Kelompok Terlibat dalam Tawuran
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, mengungkapkan bahwa tawuran tersebut melibatkan dua kelompok yang sengaja berjanji untuk bertemu. Mereka memilih lokasi belakang Jalan Jalur Kencana sebagai tempat pertemuan.
“Memang mereka janjian antara dua akun mengatasnamakan PPG itu ada yang satu lagi Young Generation. Mereka memang janjian di belakang di jalan Jalur Kencana,” ujarnya saat diwawancarai.
Ia juga menyebutkan bahwa dalam peristiwa tersebut terdapat tiga korban. Salah satunya adalah AS, yang mengalami luka bacok dan harus dirawat di rumah sakit. Selain itu, ada dua korban lainnya yang juga mengalami luka-luka.
Penanganan Kasus oleh Satreskrim
Meski polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka, Kompol Doddy Rosjadi mengatakan bahwa kasus ini lebih lanjut ditangani oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota. Ia tidak memberikan detail lebih lanjut karena kasus ini masih dalam proses penyelidikan.
“Ada tiga korban dan yang dikenakan Pasal 358 yaitu berjanji atau bertemu untuk berkelahi. Untuk permasalahan ini lebih dalamnya di Polresta Bogor Kota,” katanya.
Penyebab Tawuran Masih dalam Pemeriksaan
Hingga saat ini, motif utama dari tawuran tersebut belum sepenuhnya terungkap. Namun, dari keterangan yang diperoleh, tawuran ini diduga dipicu oleh persaingan antar kelompok muda di wilayah tersebut.
Polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi-saksi yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Mereka juga sedang mencari bukti-bukti tambahan untuk memperkuat penyelidikan.
Peringatan untuk Masyarakat
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para remaja, agar lebih waspada dan tidak terlibat dalam tindakan anarkis seperti tawuran. Polisi juga mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.








