Toyota bZ4X Karawang Miliki TKDN 40%, Harga akan Turun?

by -70 views
by
Toyota bZ4X Karawang Miliki TKDN 40%, Harga akan Turun?

Produksi Lokal Toyota bZ4X di Karawang: Langkah Strategis untuk Mobilitas Berkelanjutan

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi memulai produksi lokal mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) Toyota bZ4X di pabrik Karawang, Jawa Barat. Ini merupakan langkah penting dalam mendukung kebijakan pemerintah Indonesia terkait adopsi kendaraan listrik dan penguatan industri nasional.

Berdasarkan data dari Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kementerian Perindustrian (P3DN Kemenperin), tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Toyota bZ4X telah mencapai 40%. Angka ini memberikan peluang bagi mobil listrik tersebut untuk menerima insentif dari pemerintah. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 12/2025, pabrikan kendaraan listrik yang memenuhi TKDN minimum 40% berhak mendapatkan insentif pajak PPN DTP sebesar 10% dari harga jual.

Toyota bZ4X rakitan lokal pertama kali diperkenalkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 pada Juli lalu. Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Hiroyuki Ueda menyatakan bahwa produksi lokal bZ4X adalah langkah strategis untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus memperkuat pemberdayaan industri nasional.

Baca Juga:  Doclang Makanan Khas Bogor

Sebelumnya, Toyota bZ4X masih diimpor secara utuh (completely built up/CBU) dari Jepang. Dengan produksi lokal, New bZ4X berpotensi lebih mudah dijangkau oleh konsumen serta memastikan ketersediaan suku cadang yang lebih optimal.

“Inisiatif ini tidak hanya mencerminkan komitmen Toyota dalam menghadirkan solusi mobilitas yang inklusif, tetapi juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan kemandirian teknologi nasional, dan pembangunan masa depan Indonesia yang lebih hijau,” ujar Hiroyuki Ueda saat GIIAS 2025 lalu.

Saat ini, TMMIN telah mendaftarkan sertifikasi TKDN Toyota bZ4X di laman resmi P3DN Kemenperin dengan kode XEAM11R-DWDHQW 4X2 A/T. Mobil itu menggunakan baterai Lithium-ion berkapasitas 73,1 kWh. Sebelumnya, harga Toyota bZ4X saat masih diimpor utuh dari Jepang berkisar Rp1,2 miliar. Dengan produksi lokal dan insentif PPN dari pemerintah, harga mobil listrik andalan Toyota itu berpeluang turun.

Strategi Multi-Pathway Toyota dalam Elektrifikasi

Toyota menerapkan strategi multi-pathway, yaitu pendekatan yang memberikan berbagai pilihan teknologi elektrifikasi seperti hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), battery electric vehicle (BEV), dan fuel cell electric vehicle (FCEV). Pendekatan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas yang beragam sesuai kebutuhan pasar.

Baca Juga:  Kuliner Khas: Toge Goreng Bogor Padat Dengan Energi

Data Penjualan Toyota pada 2025

Menilik data Gaikindo, penjualan wholesales Toyota tercatat sebanyak 202.376 unit sepanjang 10 bulan 2025 dengan pangsa pasar 31,8%. Sementara itu, penjualan ritel alias dari dealer ke konsumen tembus 209.387 unit pada periode yang sama.

Secara terperinci, kontributor utama penjualan Toyota masih didominasi oleh produk MPV dan SUV 7-seater rakitan lokal serta city car. Beberapa model tersebut antara lain:

  • Kijang Innova (49.673 unit)
  • Avanza dan Veloz (45.257 unit)
  • Calya (25.960 unit)
  • Rush (23.325 unit)
  • Agya (12.529 unit)

Penjualan ini menunjukkan dominasi model-model yang sudah lama menjadi favorit konsumen Indonesia, sekaligus menandai pertumbuhan positif Toyota dalam pasar otomotif nasional.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.