Makanan yang Bisa Mengganggu Penyerapan Nutrisi
Mengombinasikan dua jenis makanan dalam satu waktu bisa menjadi keputusan yang buruk untuk kesehatan. Meskipun tidak serta merta berbahaya, hal ini dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi dari makanan tersebut. Pasalnya, kandungan nutrisi dalam dua makanan terkadang saling mengganggu, sehingga menjadi tidak optimal dalam penyerapan.
Berikut ini adalah beberapa makanan atau kebiasaan yang sebaiknya dihindari karena berpotensi mengganggu penyerapan nutrisi:
-
Minum kopi saat makan berat
Kebanyakan orang menyukai secangkir teh atau kopi panas saat sarapan atau makan siang. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kopi dan teh mengandung polifenol dan tanin, senyawa yang dapat mengikat nutrisi seperti zat besi dan mengurangi penyerapannya di usus. Sebuah uji klinis menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi bersamaan dengan makan mengurangi penyerapan zat besi secara drastis, hampir setengahnya dibandingkan dengan makan tanpa kopi.
-
Antasida
Banyak orang menggunakan antasida atau obat penghambat asam untuk mengatasi masalah lambung. Padahal asam lambung bukan hanya untuk mencerna makanan. Asam lambung juga penting untuk melepaskan nutrisi dari makanan, terutama vitamin B12. Terlalu sedikit asam berarti lebih sedikit vitamin B12 yang dilepaskan dan diserap. -
Kebanyakan minum saat makan
Minum air berlebihan bersamaan dengan makan dapat mengencerkan cairan lambung dan memperlambat pemecahan nutrisi. Meskipun hidrasi sangat penting, terlalu banyak air saat makan dapat mengurangi efisiensi pencernaan dan dengan demikian mengurangi penyerapan nutrisi.
-
Makanan rendah lemak plus vitamin larut lemak
Vitamin A, D, E, dan K adalah vitamin yang larut dalam lemak, artinya vitamin-vitamin ini membutuhkan lemak dari makanan untuk diserap. Makanan yang sangat rendah lemak dapat mengurangi penyerapan vitamin-vitamin ini. Vitamin D, misalnya, sangat penting untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh. -
Kebiasaan merokok
Merokok tidak hanya buruk bagi paru-paru, tetapi juga merusak lapisan usus dan mengganggu penyerapan nutrisi. Perokok sering menunjukkan kadar antioksidan yang lebih rendah seperti vitamin A dan C, sebagian karena peningkatan stres oksidatif dan penyerapan yang lebih rendah.
-
Tidak mengunyah makanan dengan optimal
Hal ini mungkin tampak sederhana, tetapi mengunyah dengan saksama meningkatkan luas permukaan makanan, memberi enzim pencernaan kesempatan yang lebih baik untuk memecahnya. Mengunyah yang buruk dapat meninggalkan partikel makanan yang lebih besar yang lebih sulit dicerna, mengurangi pelepasan dan penyerapan nutrisi.









