Bupati Garut: Pensiunan adalah Aset Daerah

by -32 views
Bupati Garut: Pensiunan adalah Aset Daerah

Pelantikan Pengurus PPI Kabupaten Garut Masa Bakti 2025–2030

Pada hari Selasa (2/12/2025), Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kabupaten Garut untuk masa bakti 2025–2030. Acara pelantikan ini berlangsung di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, dan dihadiri oleh para tokoh serta anggota PPI.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan motivasi kepada para pensiunan, menekankan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari ruang baru untuk tetap memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kita tidak bicara keterbatasan, tetapi bicara kelebihannya,” tegas Bupati Garut. Ia berharap pelantikan ini menjadi momentum bagi para pensiunan di Garut untuk lebih aktif, produktif, dan berdaya guna. Bupati juga menyampaikan selamat kepada pengurus baru dan berharap PPI Garut dapat mendapatkan bimbingan dari PPI Provinsi Jawa Barat.

PPI Garut Beroperasi dengan Landasan Kuat Perpres 88/2021

Ketua PPI Provinsi Jawa Barat, Erliana Hasan, memberikan apresiasi atas terbentuknya PPI Kabupaten Garut. Ia menjelaskan bahwa hadirnya PPI didukung penuh oleh negara melalui Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategis Nasional Kelanjutusiaan (Strasnas). Menurutnya, negara berkewajiban memfasilitasi para lanjut usia agar tetap produktif dan terakomodasi dalam berbagai aktivitas. “Pensiunan yang hanya tinggal di rumah tanpa aktivitas akan kehilangan kebugarannya. Masuk organisasi membuat mereka lebih segar karena bertemu rekan sebayanya,” ujar Erlina. Ia mendorong PPI Garut untuk aktif menjalin sinergi dengan pemerintah daerah agar seluruh program selaras dengan pembangunan dan kebutuhan masyarakat lanjut usia.

Baca Juga:  Usul Jadwal Pilkada 2024 Diubah: Ancaman Konflik di Tengah Pergantian Kekuasaan Jadi Sorotan

Pengurus Baru PPI Garut: Panggilan Pengabdian dengan Visi Besar

Ketua PPI Kabupaten Garut masa bakti 2025–2030, Uu Saepudin, menyampaikan bahwa amanah sebagai pengurus PPI adalah panggilan jiwa yang membutuhkan ketulusan. Ia berterima kasih atas dukungan Bupati dan Sekretaris Daerah Garut sehingga pelantikan dapat berjalan lancar. Uu menjelaskan bahwa terbentuknya PPI berawal dari Perpres No. 88 Tahun 2021, yang membuka ruang bagi organisasi pensiunan untuk berkembang secara lebih terstruktur.

Keanggotaan PPI sangat luas, meliputi:

  • Pensiunan ASN (termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, dan Kemenag)
  • Pensiunan BUMN dan BUMD
  • Pensiunan pejabat negara (Eksekutif, Legislatif, Yudikatif)
  • ASN berusia 65 tahun meski masih aktif bekerja
  • Suami atau istri dari anggota PPI

Uu turut memaparkan visi dan misi PPI, yaitu:

  • Mewujudkan organisasi pensiunan yang modern, mandiri, dan berwawasan global.
  • Meningkatkan kesejahteraan pensiunan Indonesia.
  • Menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program peningkatan kesejahteraan.

Uu menegaskan komitmennya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta berharap PPI menjadi jembatan penting dalam memperkuat kolaborasi antara pensiunan dan pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi bagi berbagai isu di Kabupaten Garut.

Baca Juga:  Waspada! Banyak Mainan Anak-anak Berbahaya