Harga cabai rawit di Pangandaran tembus Rp80 ribu

by -33 views
by
Harga cabai rawit di Pangandaran tembus Rp80 ribu

Kenaikan Harga Cabai di Kabupaten Pangandaran Menjelang Nataru

Pada akhir tahun 2025, harga komoditas cabai di pasar tradisional Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini terjadi terutama pada beberapa jenis cabai seperti cabai rawit, cabai kriting, dan cabai merah.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Pangandaran, Tedi Garnida, menjelaskan bahwa kenaikan harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah permintaan yang meningkat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, saat ini harga cabai rawit mencapai Rp 80 ribu per kilogram, sedangkan minggu lalu sempat mencapai Rp 95 ribu per kilogram.

Sementara itu, untuk cabai kriting dan cabai merah, harganya berkisar antara Rp 70 ribu per kilogram. Tedi menyatakan bahwa kenaikan harga ini tidak hanya disebabkan oleh permintaan tinggi, tetapi juga oleh kondisi cuaca yang memengaruhi produksi petani.

“Beberapa minggu terakhir intensitas hujan tinggi menyebabkan penurunan produksi cabai. Akibatnya, pasokan menurun dan harga pun naik,” ujarnya.

Baca Juga:  Hari Bertambah Sedetik, Apa yang Mungkin Terjadi pada 30 Juni 2015?

Meskipun demikian, Tedi menekankan bahwa ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Nataru tetap tercukupi. Ia memastikan bahwa pihak terkait telah melakukan langkah-langkah antisipasi agar masyarakat tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, pedagang sayuran di pasar Pananjung, Suyati (41), mengungkapkan bahwa harga cabai merah di tempatnya mencapai Rp 60 ribu per kilogram. Sedangkan untuk cabai rawit, harganya sekitar Rp 70 ribu per kilogram. Namun, ia menyebutkan bahwa harga tersebut sudah turun dibandingkan minggu lalu yang sempat mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Menurut Suyati, harga normal dari cabai rawit biasanya sekitar Rp 50 ribu per kilogram. Pada akhir tahun 2025 ini, ia memperkirakan bahwa harga cabai rawit tidak akan melebihi Rp 75 ribu per kilogram.

Faktor Penyebab Kenaikan Harga Cabai

Berikut beberapa faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga cabai di Kabupaten Pangandaran:

  • Permintaan tinggi

    Kenaikan harga cabai terjadi karena permintaan masyarakat meningkat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Masyarakat cenderung membeli lebih banyak bahan makanan, termasuk cabai, untuk persiapan liburan.

  • Cuaca ekstrem

    Intensitas hujan yang tinggi selama beberapa minggu terakhir mengganggu proses produksi cabai. Petani mengalami kesulitan dalam menanam dan memanen cabai, sehingga pasokan menjadi terbatas.

  • Perubahan iklim

    Perubahan iklim yang tidak menentu juga berdampak pada hasil panen cabai. Cuaca yang tidak stabil dapat menyebabkan kerusakan tanaman dan mengurangi jumlah produksi.

  • Kenaikan biaya produksi

    Biaya produksi seperti pupuk dan alat pertanian juga meningkat, yang berdampak pada harga jual cabai di pasar.

Baca Juga:  Menteri Palestina Tewas Dicekik Polisi Israel, Abbas Mengecam

Peran Pemerintah dalam Mengatasi Kenaikan Harga

Pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran telah melakukan beberapa langkah untuk mengatasi kenaikan harga cabai. Di antaranya adalah:

  • Pemantauan harga pasar

    Dinas Perdagangan rutin melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional untuk memastikan tidak ada praktik monopoli atau manipulasi harga.

  • Penyediaan cadangan stok

    Pemerintah juga berupaya menyediakan cadangan stok cabai dari daerah lain agar pasokan tetap stabil meskipun produksi lokal menurun.

  • Koordinasi dengan petani

    Pemerintah bekerja sama dengan para petani untuk memberikan bantuan teknis dan pendanaan agar produksi cabai dapat ditingkatkan.

  • Edukasi kepada masyarakat

    Masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam membeli cabai agar tidak terjadi penimbunan yang bisa memicu kenaikan harga.

Tips Menghadapi Kenaikan Harga Cabai

Bagi masyarakat yang ingin menghadapi kenaikan harga cabai, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Beli dalam jumlah besar

    Jika memungkinkan, belilah cabai dalam jumlah besar untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

  • Cari alternatif bahan masak

    Gunakan bahan masak lain sebagai pengganti cabai jika harga terlalu tinggi.

  • Ikuti informasi pasar

    Selalu pantau harga cabai di pasar setiap hari agar tidak terkejut dengan kenaikan yang tiba-tiba.

  • Beli dari sumber terpercaya

    Pilih pedagang yang memiliki reputasi baik dan menjual produk dengan harga wajar.

Baca Juga:  Jokowi Tak Gertak Sambal, Polri Ternyata Diperintahkan Cari Reza Chalid

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.