JABARMEDIA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menggelar upacara khidmat guna memperingati dua momentum besar nasional secara bersamaan, yakni Hari Ibu Ke-97 dan Hari Bela Negara Ke-77 tingkat Kabupaten Tasikmalaya tahun 2025. Bertempat di halaman Sekretariat Daerah, Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, bertindak langsung sebagai inspektur upacara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan aparatur sipil negara (ASN).
Peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema besar “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045“. Tema ini mencerminkan visi jangka panjang pemerintah dalam menempatkan perempuan sebagai pilar utama kemajuan bangsa, baik dalam sektor ekonomi, sosial, maupun pendidikan.
Prioritas Perlindungan Perempuan dan Anak
Dalam pidatonya, Bupati Cecep Nurul Yakin menekankan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya memiliki komitmen yang tak tergoyahkan dalam menjamin keamanan dan hak-hak kaum perempuan serta anak-anak. Menurutnya, kesejahteraan sebuah daerah dapat diukur dari sejauh mana mereka mampu memberikan perlindungan terhadap kelompok rentan tersebut.
“Melalui momentum Hari Ibu ini, kami di jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan kembali komitmen untuk terus memberikan perlindungan maksimal terhadap perempuan dan anak. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program strategis. Mulai dari pencegahan kekerasan hingga peningkatan partisipasi aktif perempuan dalam setiap lini pembangunan daerah,” tegas Bupati Cecep di hadapan para peserta upacara.
Bupati menambahkan bahwa perempuan di Kabupaten Tasikmalaya harus memiliki ruang yang luas untuk berkarya secara mandiri. Pihaknya berupaya memperkecil celah kesenjangan gender agar perempuan dapat berkontribusi secara signifikan dalam pengambilan kebijakan publik maupun penguatan ekonomi keluarga.
Makna Modern Bela Negara
Sejalan dengan peringatan Hari Bela Negara Ke-77, Bupati Cecep juga mengajak masyarakat untuk merefleksikan makna nasionalisme di era modern. Ia mengingatkan bahwa tantangan bangsa saat ini bukan lagi berupa serangan militer konvensional, melainkan tantangan global seperti krisis ekonomi, perubahan iklim, hingga degradasi moral dan sumber daya manusia.
“Bela negara di masa kini tidak hanya dimaknai sebagai upaya angkat senjata secara fisik. Semangat bela negara harus kita wujudkan melalui kontribusi nyata dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ketahanan nasional. Itu adalah bentuk bela negara yang paling relevan untuk menghadapi tantangan global menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.
Integrasi antara semangat Hari Ibu dan Hari Bela Negara ini menjadi simbol bahwa ketahanan nasional dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Di mana peran ibu sebagai pendidik utama sangat menentukan kualitas generasi masa depan bangsa.
Aksi Nyata dan Penyerahan SK ASN
Kemeriahan upacara tersebut ditutup dengan serangkaian aksi nyata yang menyentuh berbagai lapisan sektor pembangunan. Salah satu agenda krusial adalah penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada 202 orang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang resmi diangkat menjadi ASN di lingkup Kementerian Pertanian.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan SK Gubernur Jawa Barat kepada 36 orang PPL Non-ASN yang kini beralih status menjadi ASN Paruh Waktu Provinsi Jawa Barat. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi para penyuluh dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Tasikmalaya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Bupati didampingi Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada para janda lanjut usia. Tak ketinggalan, dukungan terhadap percepatan penurunan angka stunting dilakukan melalui penyerahan bantuan kepada 20 penerima manfaat Bina Keluarga Balita (BKB) KIT Stunting.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat teras, mulai dari Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten Daerah, hingga Kepala SKPD. Turut hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya beserta jajaran pengurus, pimpinan BUMN/BUMD. Serta Direktur RSUD KHZ Musthafa dan RSUD TNT. Kehadiran para pimpinan ini mempertegas sinergi lintas sektor dalam mendukung program pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya.








